Ini Penjelasan Kadinkes DKI Soal Utang Rp 38 Miliar
jpnn.com - JAKARTA - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DKI Jakarta Dien Emmawati mengakui saat ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memiliki utang sebesar Rp38,86 miliar kepada rumah sakit pemerintah pusat.
Namun, Dien menjelaskan bahwa hutang tersebut muncul karena adanya peningkatan kejadian insidental yang sifatnya tak terduga di Jakarta. Misalnya, bencana banjir yang melanda Jakarta hampir 2 bulan lamanya, banyak masyarakat yang mengalami kecelakaan dan kekerasan hingga kasus keracunan makanan.
"Ada banjir, ada kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jakarta. Ada keracunan makanan, bencana itu kan harus kami bayar," ujar Dien saat dihubungi Sabtu (12/7).
Kata Dien lagi, fasilitas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang belum tersedia menjadi penyebab mengapa tagihan kesehatan Dinas Kesehatan sangat tinggi. Dari 115 lembaga medis, Pemprov DKI berhutang paling banyak ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, rumah sakit besar lain seperti Rumah Sakit TNI atau Polri.
"Rumah Sakit Cipto, sama rumah sakit yang besar seperti Rumah Sakit TNI atau Polri," tuturnya.
Ia berjanji akan segera melunasi hutang-hutang tersebut dengan syarat kelengkapan administrasi harus jelas. Artinya, pihak rumah sakit harus menunjukkan bukti pelayanan kepada warga berupa tanda pengenal penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK) pasien yang dilayani. Dan yang pasti, pasien yang melakukan tindakan operasi kosmetik dan orthodontic untuk pemasangan kawat gigi tidak akan mendapat pembiayaan gratis dari Pemprov DKI Jakarta.
"Kasusnya sakit, ya harus dibayar bukan dibuat-buat ya. Kecuali kalau anda operasi kosmetik atau pakai behel," tambahnya.(sam/rmo/jpnn)
JAKARTA - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DKI Jakarta Dien Emmawati mengakui saat ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memiliki utang sebesar Rp38,86
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Gerakan Guna Ulang Jakarta, Edukasi Mengurangi Pemakaian Plastik Sekali Pakai
- Fasilitas Makin Lengkap, Triboon Hub Tambah 2 Resto Baru di Jakarta
- Durasi Pemadaman Lampu Program Earth Hour Terlalu Singkat
- Di Tengah Sosialisasi Tupoksi kepada Warga, MKD DPR RI Singgung Pelat Nomor Khusus
- Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia, Warga Bekasi Diminta Kibarkan Bendera Setengah Tiang
- Anies Bangun Kampung Gembira Gembrong dengan Dana Rp 7,8 Miliar dari Infak Salat Id di JIS