Ini Penjelasan KOI Soal Pemberangkatan Kontingen ke SEA Games

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Erick Thohir mengatakan, pihaknya selalu berkoordinasi dengan Satlak Prima dan Kemenpora terkait keikutsertaan Indonesia di SEA Games 2017.
Hal itu mengacu pada UU Sistem Keolahragaan Nasional (SKN) nomor 3/2005, serta PP no: 17/2007 tentang Penyelenggaraan Pekan dan kejuaraan Olahraga.
Erick mengatakan, tugas KOI adalah memberangkatkan atlet dan ofisial ke SEA Games 2017 serta memfasilitasinya.
Mulai perencanaan, persiapan, dan pelaksanaan, hingga melaporkan hasilnya kepada Menpora Imam Nahrawi setelah SEA Games berakhir.
“Hal itu dijelaskan dalam UU dan PP. Namun, segala hal yang berkaitan dengan kesediaan dana dan juga atlet, kami sangat tergantung dari Kemenpora dan juga Satlak Prima yang merupakan bagian di dalamnya," jelas Erick, Kamis (6/7).
Saat ini, Kemenpora sudah menggelontorkan dana sebesar Rp 30,5 miliar untuk memberangkatkan kontingen ke Malaysia.
Jumlah itu lebih sedikit dari anggaran yang diajukan KOI sebesar Rp 43 miliar.
Dengan kondisi tersebut, ada opsi untuk mengurangi jumlah ofisial.
Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Erick Thohir mengatakan, pihaknya selalu berkoordinasi dengan Satlak Prima dan Kemenpora terkait keikutsertaan
- Erick Thohir Bersama Legenda Belanda Mulai Membicarakan Program Pembinaan Pemain
- Dukung Kelancaran Arus Mudik, ASDP Lepas 106 Peserta Mudik Gratis ke Bandar Lampung
- Kementerian BUMN Lepas Peserta Mudik Gratis dengan 200 Kota Tujuan
- Menjelang Timnas Indonesia Vs Bahrain, Erick Thohir Pamer Kebersamaan dengan Patrick Kluivert
- Wawali Iswar Apresiasi Gerakan Pangan Murah Serentak se-Jateng Digelar di Kota Semarang
- Erick Thohir Tegaskan Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 Masih Ada