Ini Penyebab Industri Otomotif Thailand Ungguli Indonesia

Tahun lalu, penjualan tumbuh sangat tipis atau cenderung stagnan di angka 1.079.534 juta unit dari tahun 2016 yang sebesar 1,06 juta unit.
Gaikindo berharap tahun ini sejumlah faktor pendorong dapat menggerakkan industri otomotif dengan lebih pesat.
Jongkie mengungkapkan beberapa faktor tersebut. Antara lain, target pertumbuhan ekonomi yang diprediksi sebesar 5,4 persen dan inflasi yang diprediksi di bawah 3,5 persen.
”Jika target tersebut tercapai, penjualan otomotif biasanya akan sejalan dengan pertumbuhan ekonomi,” tambahnya.
Lalu, faktor pendorong yang tak kalah penting adalah keputusan pemerintah untuk tidak menaikkan harga bahan bakar minyak dan listrik di awal 2018.
”Hal tersebut juga akan menjadi pertimbangan karena konsumsi masyarakat juga akan terjaga,” urai Jongkie. (agf/c11/sof)
Industri otomotif Thailand yang sangat maju membuat para pelaku usaha serupa di Indonesia merasa iri.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Menapaki Tahun Pertama, OLXmobbi Umumkan Program Khusus untuk Konsumen
- VKTR Rilis Laporan Keuangan
- Penjualan Mobil Januari-Februari, Wuling Satu-satunya Perwakilan Tiongkok di 10 Besar
- Superchallenge Super Prix 2025 Segera Digelar, Berhadiah Miliaran Rupiah
- Penjualan Mobil Listrik Pada Januari 2025, Turun Sedikit
- Bisnis Franchise Otomotif Melonjak, Kualitas Peralatan & Suku Cadang Kuncinya