Ini Peringatan Terakhir untuk Kelompok Ali Kalora, Sangat Keras
Jumat, 25 Januari 2019 – 19:35 WIB

HEBAT: Densus 88 sukses menggulung jaringan teroris di akhir 2016. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com
Di antara 14 orang tersebut, tujuh merupakan rekrutan baru. Sedangkan tujuh lainnya adalah hasil binaan Abu Wardah alias Santoso yang tewas pada 2016 lalu.
Aksi terakhir dari kelompok Ali Kalora terjadi di Desa Salubanga, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, pada Senin (31/12).
Mereka menembaki dua polisi, yaitu Bripka Andrew Maha Putra dan Bripda Baso, yang tengah mengevakuasi tubuh seorang penambang yang jadi korban pembunuhan.
Kasus pembunuhan terhadap penambang itu sendiri diketahui warga pada Minggu (30/12). Warga menemukan kepala manusia terpenggal dan diletakkan di jembatan desa. Adapum pelakunya, diyakini kelompok Ali Kalora. (cuy/jpnn)
Polri memberi waktu kepada kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur pimpinan Ali Kalora
Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan
BERITA TERKAIT
- Dulu Usut Teroris, Kini Brigjen Eko Hadi Dipilih jadi Dirtipid Narkoba Bareskrim
- Bea Cukai dan Polri Temukan 1,88 Kuintal Sabu-Sabu di Kebun Sawit di Aceh Tamiang
- AKBP Fajar Ditangkap Propam Mabes Polri, Kasusnya Dobel
- Belum Beres, Pemeriksaan 4 Polisi Intimidasi Lagu Sukatani Masih Berlangsung
- Band Sukatani Minta Maaf telah Menyentil Polisi, Ini Respons Mabes Polri
- 4 Anggota Mafia Narkoba Asal Jambi Ini Segera Diadili