Ini Rahasia Kenapa Gedung Kuno Selalu Adem
Selasa, 02 Oktober 2018 – 14:34 WIB
jpnn.com, SURABAYA - Gedung kuno atau lawas selalu identik dengan hawa adem, padahal tidak pernah menggunakan air conditioner (AC). Ternyata, salah satu kuncinya adalah arsitektur bangunan yang mengakomodasi air dan angin sehingga seisi ruangan tetap terasa dingin.
Berdasar referensi yang dibaca Brilliant, tiga arsitek tersebut telah memiliki banyak karya besar. Sebut saja Lawang Sewu, Semarang; De Javasche Bank; dan PTPN XI. Para arsitek andal itu merancang gedung pada pemerintahan Hindia Belanda. Mereka selalu melengkapi setiap gedung dengan sistem penyejuk ruangan dalam.
Baca Juga:
Untuk menjaga suhu ruangan, terdapat ventilasi udara berukuran sekitar 40 x 40 cm. ''Ada 36 buah,'' ungkapnya.
Cara yang hampir sama ditemukan di gedung De Javasche Bank di Jalan Garuda Nomor 1. Ruang bawah tanah gedung yang dibangun pada 1910 tersebut saat itu digunakan untuk menyimpan uang dan emas. Bedanya, mereka membuat sistem pendingin dengan membangun gorong-gorong di bawah brankas. Gorong-gorong berukuran 1 x 1 meter itu selalu terisi oleh air yang mengalir. Agar hawa di dalam gedung sejuk, selokan itu dibuat mengelilingi seluruh ruangan.
Baca Juga:
Bambang pernah menanyakannya kepada salah seorang turis asal Belanda. Turis itu mengaku sebagai keluarga arsitek dan penasaran dengan bangunan De Javasche Bank yang konon cukup dikenal kalangan arsitek di Belanda. (yon/c14/eko)
Berdasar referensi yang dibaca Brilliant, tiga arsitek tersebut telah memiliki banyak karya besar. Sebut saja Lawang Sewu, Semarang; De Javasche Bank; dan PTPN
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Gugur saat Selamatkan Wisatawan, Bripka Anditia Dianugerahi Kenaikan Pangkat
- Begini jadinya Kalau 2 Gajah di Wonogiri Sedang Berahi
- Polda Kaltara Bongkar 33 Kasus TPPO, 193 Korban Diselamatkan
- Dispertan PP Karanganyar Catat 50 Hewan Ternak Terjangkiti PMK
- Kebakaran Menghanguskan Bangunan Pembuatan Bingkai di Kramat Jati
- Mulai 2025 & Seterusnya, Pemkot Pekalongan tak Merekrut Honorer Baru Lagi