Ini Strategi Kementan Sukses Tingkatkan Luas Tanam Padi 8.407 Ha di Bengkulu

Ketangguhan Provinsi Bengkulu ini dilirik Kementan untuk membantu pemerintah pusat menjaga ketersediaan pangan.
Provinsi ini ditargetkan mampu melakukan perluasan areal tanam melalui program pompanisasi seluas 8.407 hektare, dan padi gogo 7.435 hektare.
Untuk menyukseskan program PAT di Provinsi Bengkulu, Direktur Perbenihan Hortikultura Inti Pertiwi Nashwari bersama Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian Provinsi Bengkulu diberikan kepercayaan menjadi Satgas Antisipasi Darurat Pangan sebagai penanggung jawab PAT di daerah ini.
Inti menyampaikan pihaknya menyadari pentingnya kolaborasi bersama pemerintah daerah dan TNI dalam menjaga stabilitas pangan bangsa.
"Kami menjalin komunikasi yang baik bersama Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu, Dinas Pertanian Kabupaten/Kota se-Provinsi Bengkulu, Korem 041/Garuda Mas Bengkulu dan Pimpinan Kodim Kabupaten/Kota,” ujar Inti dalam keterangannya, Jumat (2/8).
Saat memimpin rapat koordinasi Satgas Antisipasi Darurat Pangan Provinsi Bengkulu, Inti menjelaskan kegiatan ini bertujuan menjalin pemahaman yang sama terkait data serta membuat langkah-langkah strategi untuk memacu realisasi PAT.
“Kami mencermati kembali data yang ada serta mengidentifikasi wilayah-wilayah yang memiliki potensi untuk PAT. Kabupaten yang menunjukkan respons yang baik dan semangat untuk bekerja sama, terlebih dahulu diberikan support untuk menaikan realisasi penambahan areal tanam (PAT),” terang Inti.
Inti menyebutkan pendekatan wilayah digunakan dengan mengindentifikasi kabupaten/kota hingga tingkat kecamatan yang memiliki potensi penambahan PAT.
Ini strategi Kementan untuk menyukseskan program Penambahan Areal Tanam (PAT) Padi di Provinsi Bengkulu
- Wajar Harga Pangan Mahal, Zulhas Sebut akan Normal Seminggu Pascalebaran
- Muncul Gerakan Kontra UU TNI, Nama Presiden Prabowo Disorot Warganet
- Gelar Perkara Kasus Pembunuhan Juwita Dilakukan Tertutup, Ada Apa?
- Serapan BULOG Melonjak 2.000 Persen, Hendri Satrio: Dampak Tangan Dingin Mentan Amran
- Buntut Dugaan Pembunuhan Jurnalis di Kalsel, Legislator Minta Evaluasi Pembinaan TNI
- Ada Pihak Ingin Presiden Prabowo Dihabisi Setelah UU TNI Direvisi