Ini Upaya BPJS Ketenagakerjaan Melindungi Pekerja Migran Indonesia

"Tantangannya adalah mereka sudah keburu berangkat dan berada di sana, makanya dengan adanya Jamsostek Mobile ini kami harapkan mereka bisa mendaftarkan dirinya melalui kanal digital," imbuhnya.
Karena itu, lanjut Roswita, caranya adalah BPJS Ketenagakerjaan mulai menyosialisasikan kepada calon pekerja migran Indonesia sejak keberangkatan sehingga bisa mengunduh dan juga membuka rekening perbankan.
"Karena itu merupakan hambatan membayarkan klaim di negara penempatan," ungkap Roswita mengingatkan.
Kegiatan 'Sehari Bersama Pekerja Migran Indonesia ini juga dihadiri Plt Gubernur Sumut yang diwakili Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Utara Abdul Haris Lubis.
Abdul Haris dalam keterangannya menyampaikan Pemprov Sumut senantiasa berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada calon pekerja migran Indonesia, pekerja migran Indonesia, dan Purna PMI.
Salah satunya mewajibkan seluruh pekerja migran Indonesia menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
"Pemprov Sumut pasti akan sangat mendukung dan mendorong agar meningkatnya perlindungan pekerja migran Indonesia, dan saat ini tidak ada yang boleh berangkat jika belum terdaftar BPJS Ketenagakerjaan, ini sudah menjadi mandatory," tegas Abdul Haris. (mrk/jpnn)
Lewat kegiatan ini, BPJS Ketenagakerjaan jelaskan upaya melindungi pekerja migran Indonesia
Redaktur & Reporter : Sutresno Wahyudi
- Menaker: Mudik Nyaman Panasonic Gobel, Bukti Kepedulian Dunia Usaha Kepada Pekerja
- Kemnaker dan Kemendikdasmen Teken MoU Sinkronisasi Pendidikan dan Ketenagakerjaan
- Hadir di Indonesia, Adecco Siap Bawa Standar Global untuk Ketenagakerjaan
- Sobat Aksi Ramadan 2025: 40 Relawan Pertamina Hadir Bersihkan Masjid di Jakarta Barat
- Kemnaker Terus Mempercepat Klaim JHT dan JKP bagi Eks Pekerja Sritex Group
- Wakil Ketua MPR Ingatkan Potensi Peningkatan Pekerja Anak Harus Segera Diantisipasi