Ini yang Terjadi Pada Otak Ketika Seseorang Berhalusinasi
Hal ini menghasilkan produksi suara dan fragmen pembicaraan yang acak.
Demikian pula dengan orang yang mengalami Parkinson’s tampaknya memiliki korteks visual yang terlalu aktif, yang menghasilkan gambar dari hal-hal yang tak benar-benar ada di otak mereka.
Obat-obatan psikoaktif juga bisa mengganggu hubungan antara bagian-bagian yang mengolah rasa pada otak dan lobus frontal dengan cara yang sama, kata Profesor Flavie.
"Hal ini memungkinkan pengolahan gambar dan suara yang biasanya akan terhambat," sebutnya.
Pertanyaan besarnya adalah apakah proses dengan jenis yang sama bertanggung jawab atas halusinasi yang kurang ekstrim.
2 dari 3 orang alami halusinasi tak berbahaya
Halusinasi tak selalu mengganggu, negatif dan menakutkan, bahkan dalam kondisi seperti skizofrenia sekalipun.
Sekitar 70% orang sehat mengalami halusinasi jinak ketika mereka tertidur, kata Profesor Flavie. Ini termasuk mendengar nama mereka disebut, dering telepon atau melihat seseorang yang duduk di ujung tempat tidur mereka.
Ada suara-suara di kepala Anda? melihat hal-hal yang sebenarnya tak ada? Anda tak harus mengalami skizofrenia atau mengonsumsi tablet LSD untuk mengalami
- Siapa Saja Bali Nine, yang Akan Dipindahkan ke penjara Australia?
- Dunia Hari Ini: Menang Pilpres, Donald Trump Lolos dari Jerat Hukum
- Dunia Hari Ini: Kelompok Sunni dan Syiah di Pakistan Sepakat Gencatan Senjata
- Upaya Bantu Petani Indonesia Atasi Perubahan Iklim Mendapat Penghargaan
- Dunia Hari Ini: Tanggapan Israel Soal Surat Perintah Penangkapan PM Netanyahu
- Dunia Hari Ini: Warga Thailand yang Dituduh Bunuh 14 Orang Dijatuhi Dihukum Mati