Inilah 7 Harapan LaNyalla Mahmud Mattalitti untuk Ikatan Guru Indonesia

Keempat, IGI wajib konsisten memperjuangkan peningkatan kesejahteraan guru. Kemudian, hadir sebagai wadah yang memperjuangkan hak-hak guru yang independen.
Kelima, LaNyalla minta IGI selalu belajar akan hal-hal baru karena guru harus menjadi sosok yang memberi inspirasi bagi anak didik.
“Keenam, IGI sebagai organisasi juga harus menjadi inspirasi bagi anggotanya, sekaligus bagi wadah organisasi guru yang lainnya," ujarnya.
Ketujuh, ketua Kehormatan Kadin Jatim itu mengatakan IGI harus mampu melakukan sinergi dan komunikasi dengan pemerintah pusat, daerah dan organisasi profesi guru lainnya untuk bersama-sama berjuang demi guru dan dunia pendidikan Indonesia.
"Di daerah pemilihan saya, di Jawa Timur, masih ditemukan fakta di lapangan guru yang mendapat honor sangat jauh di bawah standar kebutuhan hidup selama satu bulan. Masih jauh di bawah UMR buruh pabrik," kata alumnus Universitas Brawijaya Malang itu.
Dia menilai fenomena tersebut sangat ironi karena buruh pabrik menghadapi mesin dengan output produk barang, sedangkan guru harus mendidik manusia dengan output produknya adalah moral dan akhlak atau budi pekerti para penerus tongkat estafet bangsa dan negara ini.
"Sudah saatnya kita memiliki pandangan seperti Jepang,” ungkapnya.
Dia menjelaskan bahwa seperti yang sama-sama diketahui, setelah menderita kehancuran akibat bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, yang pertama dilakukan pemerintah Jepang adalah mengumpulkan para guru.
LaNyalla Mahmud Mattalitti menyampaikan tujuh harapannya kepada Ikatan Guru Indonesia atau IGI. Dia memberikan apresiasi untuk IGI.
- Gubernur Pramono Bebaskan PBB, Senator Fahira Idris: Kado Indah untuk Warga Jakarta
- Peringati Hari Raya Idulfitri 1446 H, Sultan: Mari Kita Saling Memaafkan dan Mendukung Dalam Pengabdian
- Achrawi Pastikan SK CPNS & PPPK Diterbitkan Seusai Idulfitri
- Pemerintah Siapkan 20 Ribu Rumah Siap Huni untuk Guru, Mendikdasmen: Ada Subsidinya
- Flip Salurkan Bantuan Rp 100 Juta untuk Guru Mengaji di Pelosok Indonesia
- Begini Kebiadaban OPM terhadap Guru Honorer dan Nakes di Yahukimo