Inilah Inovasi Teknologi Budidaya Padi di Sawah Tadah Hujan

PATBO adalah singkatan dari Padi Aerob Terkendali dengan Penggunaan Bahan Organik. PATBO SUPER merupakan paket teknologi budidaya padi spesifik lahan tadah hujan dengan basis manajemen air dan penggunaan bahan organik untuk menghasilkan produktivitas tinggi serta potensi peningkatan Indeks Pertanaman (IP).
Komponen PATBO SUPER ada 5 terdiri dari (1) penggunaan VUB kelompok ampibi, (2) Manajemen air, (3) Penggunaan bahan organik, (4) Penggunaan alsintan, dan (5) Pengendalian gulma.
1.Penggunaan VUB kelompok ampibi
VUB padi ampibi ada 14 varietas, diantaranya Situbagendit, Inpari 38, dan Inpari 39
2.Manajemen air
?Pengaturan air mikro dengan memberikan air di lahan sawah sesuai dengan kebutuhan tanaman (fase pertumbuhan tanaman vegetatif s.d. generatif).
?Pengaturan air tingkat makro, dengan memanfaatkan potensi sumberdaya air yang tersedia (sungai, embung, dll.) seefisien mungkin untuk meningkatkan IP
3.Penggunaan bahan organik
?Prioritas menggunakan bahan organik in situ, yaitu jerami padi dengan menggunakan dekomposer kemudian di gelebeg menggunakan traktor tangan,
?Penggunaan pupuk hayati (Agrimeth)
4.Penggunaan alsintan: Alsintan yang digunakan untuk pengolahan tanah, tanam, pemeliharaan, dan panen)
5.Pengendalian gulma
?Mengendalikan dengan menggunakan herbsida pra tumbuh yang selektif.
?Menggunakan alsintan penyiangan “Power Weeder”
Luas lahan sawah di Jawa Barat diperkirakan mencapai 942.974 ha.
- Hari Kedua Lebaran, Mentan Tancap Gas Turun Lapangan Sidak 4 Gudang Bulog di Sulsel
- Serapan BULOG Melonjak 2.000 Persen, Hendri Satrio: Dampak Tangan Dingin Mentan Amran
- Raker dengan Pejabat di Kementan, Legislator NasDem Sorot Program Cetak Sawah
- Kementan Gelar Pelepasan Ekspor Gula Semut dari Kulon Progo
- KPK Amankan Dokumen dan Barang Bukti Elektronik di Kantor Hukum Visi Law Office
- KPK Periksa Rasamala Aritonang terkait Kasus TPPU di Kasus Kementan