Inilah Klarifikasi Gus Yaqut Soal Kemenag Hadiah Negara untuk NU

jpnn.com, SOLO - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut akhirnya memberikan klarifikasi terkait pernyataannya soal Kementerian Agama merupakan hadiah negara untuk Nahdlatul Ulama (NU).
Gus Yaqut mengatakan bahwa pernyataan itu disampaikannya di forum internal yang seharusnya tidak menjadi masalah.
Sebab, kata dia, ucapannya itu semata-mata untuk memantik semangat para santri dan pondok pesantren pada acara internal.
"Pertama, saya sampaikan di forum internal, intinya adalah memberi semangat kepada para santri dan pondok pesantren," ujar Gus Yaqut di Solo, Jawa Tengah, Senin (25/10).
Dia bahkan mengibaratkan pernyataannya seperti pasangan suami-istri yang mengatakan bahwa dunia milik berdua.
"Itu sama, kira-kira ketika kalian semua ini dengan pasangannya masing-masing melihat rembulan di malam hari, (mengatakan) dunia ini milik kita berdua, yang lain cuma 'ngekos', salah enggak itu? Saya tanya salah enggak itu? Itu karena internal," kata dia.
Gus Yaqut memastikan bahwa Kemenag tidak hanya untuk NU.
Buktinya, ujar dia, Kemenag memberikan afirmasi kepada semua agama.
Inilah klarifikasi dari Gus Yaqut soal pernyatannya yang menyebut Kemenag adalah hadiah negara untuk NU.
- Makna Idulfitri 1446 Hijriah: Momen Kebersamaan, dan Berbagi
- Resmi, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1 Syawal 1446 Hijriah Jatuh pada 31 Maret
- Kemenag Perkuat Integrasi Islam dan Sains di Bidang Kedokteran
- Gerakan 'Ubah Jelantah Jadi Berkah' Dukung Ekoteologi dan Keberlanjutan
- Tanggal Berapa Idulfitri 1446 H atau Lebaran 2025? Simak Penjelasan Kemenag
- UIN Jakarta Masuk QS WUR 2025, Kemenag: Sejalan dengan Internasionalisasi PTKI