Inilah Motif AS Sampai Tega Tebas Leher Sang Istri di Kebun Karet, Astaga

"Korban pun menyerahkan parangnya kepada tersangka," kata AKBP Anhar.
Pelaku dari arah depan kemudian mendorong dada korban hingga korban terjatuh telentang.
"Pelaku lalu bergeser ke sisi kiri korban. Karena korban menggunakan tangan kirinya untuk menghalau pelaku, pelaku memegangi tangan kiri korban dengan tangan kirinya. Sambil menunduk, pelaku membacok ke arah leher korban sebanyak tiga kali," jelasnya.
Pada saat itu korban berusaha menangkis dengan tangan kanannya sehingga terdapat bekas luka robek terbuka pada tangan kanan korban. Setelah membacok istrinya, pelaku menunggu sampai korban meninggal.
Setelah korban meninggal, pelaku kemudian menutupi tubuh korban dengan rumput yang berada di sekitar tubuh korban.
"Untuk menghilangkan jejak, pelaku membuang parang dengan cara melemparkannya ke arah bawah jurang," tambah AKBP Anhar.
Pelaku lalu pulang ke rumahnya dengan mengendarai sepeda motornya. Setelah mengganti baju, pelaku lalu melarikan diri.
Warga yang kehilangan dengan korban mulai melakukan pencarian hingga ke kebun korban. Di sana warga menemukan korban sudah dalam kondisi tak bernyawa.
Kapolres Labuhanbatu, AKBP Anhar Arlia Rangkuti mengungkapkan motif tersangka berinisial AS, 59, tega menghabisi nyawa istrinya Halimah Rambe (58).
- Polisi Ungkap Misteri Penemuan Mayat Perempuan di Cimahi, Ternyata
- Pembunuhan Juwita oleh Oknum TNI AL Diduga Terencana, Ada Bukti
- Penyidik Usut Indikasi Kekerasan Seksual oleh Oknum TNI AL terhadap Juwita
- Pembunuhan Juwita oleh Oknum TNI AL, Denpomal Sita Sebuah Mobil
- ASN Medan Dilarang Menambah Libur Lebaran 2025
- Gelar Perkara Kasus Pembunuhan Juwita Dilakukan Tertutup, Ada Apa?