Inilah Pasangan yang Diusung NasDem

jpnn.com - BANDARLAMPUNG - Partai Nasional Demokrat (NasDem) sudah menetapkan pasangan Khamami-Sapli sebagai calon bupati dan wakil bupati Mesuji pada Pilkada 2017.
Kepastian itu setelah DPP NasDem menerbitkan Surat Keputusan (SK) 011-Kpts/DPP-NasDem/VVII/2017 tertanggal 26 Juli 2017 tentang Persetujuan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung Tahun 2017 dari Partai NasDem.
SK ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan Sekretaris Jendral Nining Indra Shaleh. DPP menyetujui Khamami sebagai cabup dan Sapli sebagai cawabup untuk mengikuti Pilkada 2017.
’’Ya, secara resmi Partai NasDem mengusung pasangan Khamami-Sapli pada Pilkada Mesuji 2017. SK langsung ditandatangani oleh Ketua Umum Pak Surya Paloh dan Sekjen Bu Nining,” ujar Ketua DPD NasDem Mesuji Fuad Amrullah, kemarin.
SK rekomendasi tersebut, sambung ketua DPRD Mesuji ini, sudah diserahkan oleh DPP NasDem melalui Koordinator Wilayah (Korwil) Lampung Taufik Basari ke DPW Partai NasDem Provinsi Lampung dan DPD NasDem Mesuji di kantor DPP NasDem, Jakarta, kemarin.
Selanjutnya, ketua DPW NasDem Dr. Ir. H. Mustafa menyerahkan rekomendasi ke pasangan Khamami dan Sapli disaksikan Taufik Basari.
Disinggung alasan NasDem mengusung Khamami-Sapli, Fuad mengatakan pasangan ini berdasarkan hasil survey beberapa lembaga survey berada di atas 75 - 80 persen.
"Dari semua lembaga survey Khamami-Sapli tertinggi, rata-rata di atas 70 persen hingga 80 persen," tandasnya.
BANDARLAMPUNG - Partai Nasional Demokrat (NasDem) sudah menetapkan pasangan Khamami-Sapli sebagai calon bupati dan wakil bupati Mesuji pada Pilkada
- Melchias Mekeng DPR Mencurigai Ada Nepotisme Dalam Penempatan Pegawai OJK
- Prabowo Tak Maju Pilpres 2029 bila Kinerjanya Mengecewakan, Ada Kata Malu!
- Inilah Daftar Kebijakan Prorakyat Presiden Prabowo, Sikap F-PKS Jelas
- Begini Instruksi Megawati untuk Kepala Daerah PDIP yang Ikut Retret
- Kepala Daerah dari PDIP Tak Ikut Retret Dianggap Petugas Partai
- Megawati Keluarkan Instruksi Lagi, Khusus untuk Kepala Daerah yang Belum Ikut Retret