Inilah Persembunyian Buron si Penembak Bripka Fajar

Dia menyebutkan, rumah tersebut sudah sekitar 6 bulan yang lalu kosong. Setelah itu, warga setempat tidak tahu jika dihuni pelaku. “Kami tahunyo di rumah itu ado orang setelah kejadian ini. Itupun sudah pagi kami baru tahu,” bebernya.
Sementara Ketua RT 04, Sukirman mengaku, pelaku tidak melapor jika menguni rumah tersebut. Pemilik rumah juga tidak memberi tahu jika rumahnya dikontrakkan. “Diam diam bae dio. Yang punyo rumah jarang di rumah,” beber Sukirman.
Dia mengaku baru mengetahui kejadian penembakan tersebut sekitar pukul 02.00 WIB. Ketika itu dia dibangunkan memberi tahu jika ada penggerebekan dan terjadi suara tembakan.
“Dak tau kejadiannyo. Dibangunkan jam 2 malam kalau ado penangkapan. Selebihnyo sayo dak tau,” sebutnya.
Rumah permanen itu sudah diberi garis polisi. Kaca jendela samping kanan rumah terlihat pecah. Diduga, pelaku kabur melalui jendela tersebut.
Di dalam rumah juga berantakan. Termasuk di kamar mandi tempat korban Bripka Fajar tertembak.
Wakapolda Jambi, Kombes Pol Ahmad Haydar beberapa waktu lalu juga sempat menyambangi rumah tersebut.
Wakapolda melihat langsung kondisi dan situasi disekitaran lokasi. (***)
Bripka Fajar tewas setelah ditembakdi bagian dadanya saat melakukan penggerebekan terhadap buronan kasus curanmor.
Redaktur & Reporter : Soetomo
- Lokasi Penembakan 3 Polisi di Lampung Area Texas, Banyak Beredar Senpi Rakitan
- Legislator Komisi I Minta POM TNI Ikut Menyelidiki Kasus Tiga Polisi Ditembak di Lampung
- 3 Polisi Dieksekusi di Lampung, Lallo Minta Aktor Intelektual Diungkap
- Gerebek Lokasi Judi Sabung Ayam, 3 Polisi Tewas Ditembak
- Tersangka Polisi Tembak Polisi di Solok Selatan Bakal Dijerat Pasal Berlapis
- Dooor! Polisi Ditembak Pencuri Kelapa Sawit, Lehernya Terluka