Inilah Saat yang Tepat Menyadarkan Masyarakat Gunakan BBM Ramah Lingkungan

Udara bersih, imbuhnya, termasuk salah satu komponen yang menentukan kesehatan masyarakat.
“Makanya saya sangat sepakat untuk menggunakan BBM ramah lingkungan,” serunya.
Terpisah, Wakil Ketua DPRD Bali I Nyoman Sugawa Korry juga mendukung energi bersih dan ramah lingkungan di Bali.
Energi berkualitas tersebut, termasuk listrik dan juga bahan bakar minyak (BBM), menurutnya akan berdampak positif terhadap perkembangan wisata di Pulau Dewata.
“Wisata ini rata-rata kelas menengah ke atas yang peduli terhadap kesehatan. Energi ramah lingkungan akan membuat udara lebih bersih dan sehat. Jika diterapkan di Bali, akan menjadi ajang promosi yang yang untuk menunjang pariwisata,” kata Sugawa.
Penggunaan energi ramah lingkungan ini juga mendesak, terlebih di tengah pandemi COVID-19.
“Makanya, energi ramah lingkungan ini harus menjadi perhatian semua pihak, termasuk Pemda Bali. Apalagi, semakin tinggi tingkat kemakmuran, maka semakin peduli seseorang dengan kesehatan,” jelasnya.
Sugawa berharap agar pembahasan peraturan daerah mengenai energi ramah lingkungan, termasuk listrik dan BBM berkualitas, segera diselesaikan.
Penggunaan BBM ramah lingkungan saat ini sangat disarankan dalam masa new normal.
- Pertamina UMK Academy Berhasil Bawa Ribuan Produk UMKM Go Global
- Para Peserta UMK Ungkap Segudang Manfaat Ikut Program Pertamina, Produknya Bisa Go Global
- Selamat Lebaran 2025, Pertamina Tetap Beroperasional 24 Jam
- Kado Lebaran dari Pertamina: Harga BBM Non-Subsidi Turun Mulai Hari Ini 29 Maret 2025
- Kado Idulfitri Pertamina Turunkan Harga BBM Jenis Ini
- Waka MPR Eddy Soeparno Tekankan Transisi Harus Menguatkan Ketahanan Energi Nasional