Inilah Titik - Titik Rawan Macet dan Kecelakaan di Jalur Mudik

Masing-masing lima titik berada di lintas timur Bojonegoro menuju arah Babat-Lamongan, tepatnya di kilometer 8, kilometer 16, kilometer 30, kilometer 31, dan kilometer 36.
Serta satu titik berada di lintas barat Bojonegoro, tepatnya di kilometer 33 sekitar perbatasan Kecamatan Padangan dengan Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Enam titik ini dinilai rawan macet karena adanya pasar tumpah, persimpangan jalan, serta terdapat perlintasan kereta api yang membuat laju kendaraan melambat atau bahkan terpaksa berhenti karena menunggu kereta api melintas terlebih dahulu.
Terkait hal ini, Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli, menyatakan, pihaknya bersama dinas perhubungan, telah melakukan langkah-langkah antisipasi.
"Di antaranya seperti pemasangan rambu lalu lintas, pendirian pos pantau, serta menyiapkan jalur-jalur alternatif yang sewaktu-waktu dapat digunakan untuk memecah arus, saat terjadi kemacetan panjang," kata AKBP Ary.
Polres Bojonegoro juga mengimbau agar para pemudik lebih berhati-hati selama perjalanan.
Mereka diminta beristirahat terlebih dahulu di pos-pos yang telah disediakan, serta tidak memaksakan diri saat kondisi lelah ataupun mengantuk. (yos/jpnn)
Pemudik diimbau untuk mewaspadai dua titik rawan kecelakaan karena merupakan jalur maut atau blackspot laka di wilayah setempat.
Redaktur & Reporter : Natalia
- Polda Jateng: Lonjakan Arus H+1 hingga H+3 Jadi Anomali Mudik Lebaran 2025
- Rest Area Penuh saat Arus Mudik Lebaran, Begini Cara Mengatasinya
- 8 Orang Meninggal Dunia Akibat Laka Lantas Selama Arus Mudik Lebaran di Aceh
- H-2 Lebaran, Agustina Klaim Lalu Lintas Semarang Lancar
- Contraflow dari KM 36 Hingga KM 70 Tol Jakarta-Cikampek
- Volume Kendaraan Meningkat, Polisi Mulai Lakukan One Way di Tol Kalikangkung hingga Bawen