Innalillahi, Bayi 6 Bulan Meninggal Usai Imunisasi
jpnn.com - jpnn.com - Keluarga Iwan Setiawan (35) dan Idan (32) kini dirundung duka. Anaknya yang masih berusia 6 bulan pergi selama-selamanya.
Iwan mengatakan, Ahmad Akil Sani -nama bayinya- meninggal dunia setelah imunisasi. Menurutnya, vaksin yang disuntikkan jenis DTP-HB-Hib (Vaksin Jerap Difteri, Tetanus, Pertusis, Hepatitis B Rekombinan, Haemophilus influenzae tipe b) dan polio.
“Sebelum diimunisasi anak saya kondisinya sehat. Bidan juga sebelum imunisasi memeriksa dulu,” kata Iwan seperti yang dilansir JawaPos.com, Minggu (22/1).
Iwan merupakan warga Kampung Cigadog, Desa Sukasirna, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Imunisasinya dilakukan pada Rabu (18/1/2017) sementara bayinya meninggal dunia pada Kamis (19/1) sekitar pukul 13.30 WIB. Sehari setelah diimunisasi.
Ahmad sempat dilarikan ke RSUD Sekarwangi untuk mendapat pertolongan. Tapi sebelum ke rumah sakit, Iwan meminta ayahnya Ubed Jubaedi (60) yang juga sesepuh kampung untuk memeriksa kondisi bayinya.
“Pas saya periksa, ternyata sudah tidak ada (wafat, red). Namun untuk memastikan, kami minta untuk dibawa ke RSUD Sekarwangi,” kata Ubed.
(pj/ren/yuz/JPG/jpnn)
Keluarga Iwan Setiawan (35) dan Idan (32) kini dirundung duka. Anaknya yang masih berusia 6 bulan pergi selama-selamanya.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Pentingnya Vaksinasi dalam Mencegah, Melindungi dan Mengebalkan
- Untuk Ibu-ibu yang Memiliki Balita, Ini Ada Pesan Penting dari Pak Ganjar
- Bayi Mendadak Meninggal Empat Jam Setelah Mendapat Imunisasi
- Pemprov DKI Mulai Gelar Imunisasi Massal Difteri
- Kasus Difteri Ancam 35 Wilayah di Jatim
- Orang Tua Anak Tewas Kecewa Dapat Jawaban Dinkes