Innalillahi, Prajurit Paskhas Diduga Tewas di Tangan Tiga Perwira Seniornya

Namun, terkait dugaan tersebut, lagi-lagi Danlanud enggan berkomentar. Ia hanya mengatakan, sepengetahuannya, kasus ini sudah diselediki oleh POM AU dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi.
“Dalam waktu dekat, Dispen AU juga akan mengeluarkan rilis kepada media, terkait peristiwa ini,” tuturnya.
Danlanud menegaskan, bila ada anggota melakukan kejahatan, pasti dihukum. Sementara itu, Danyonko 464 Paskhas Letkol Pas Firman Manurung belum bisa dikonfirmasi.
Saat Malang Post mencoba menghubungi nomor ponselnya, terdengar nada sambung, namun tidak diangkat. Menurut sumber internal di kesatuan tersebut yang dapat dipercaya, Danyonko 464 Paskhas, tengah berada di rumah duka.
“Untuk informasi satu pintu melalui Dispen AU. Saat ini komandan masih berada di Jawa Tengah,” ucap sumber itu. (big/han)
Kabar duka datang dari Markas Yonko 464 Pasukan Khas (Paskhas) di Komplek Lanud Abd Saleh, Pakis, Malang, Jawa Timur.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Berkat Edukasi PSN & TNI AU, Siswa SMK Berhasil Luncurkan Roket Amatir
- Pesawat A400M Pertama untuk Indonesia Masuki Tahap Perakitan Akhir di Seville
- Mengasah Kemampuan Tempur, Batalyon Komando 464 Kopasgat Latihan Terjun Payung
- TNI Kerahkan Puluhan Ribu Prajurit Bantu Polri Jaga Keamanan Natal & Tahun Baru
- Pesawat Tempur TNI AU Diterbangkan Malam-malam di Indonesia Timur, Ada Apa?
- Mediol Gemilang, Petrokimia Gresik Pupus Harapan TNI AU ke Final Livoli Divisi Utama