Innalillahi! Selamat Jalan, Sultan.....

Sementara itu, Dandim 1270/BS Pontianak Kolonel Jacky Ariestanto mengatakan, Sultan Syarif merupakan sosok sederhana, penyabar, dan tidak pernah marah.
“Saya beberapa kali bertemu, sering bertandang ke kesultanan, dan beliau menceritakan sejarah sultan-sultan terdahulu kepada kami,” ujar Jacky.
Di sisi lain, pendiri Yayasan Sultan Hamid II Pontianak Syarif Max Yusuf Alkadrie langsung terbang ke Pontianak setelah mendengar berita duka itu.
“Beliau orang baik. Dengan perginya beliau, kami merasa kehilangan, betul-betul kehilangan,” tutur Max.
Namun, dia memastikan, pihak keluarga akan menjaga marwah Kesultanan Pontianak sebagaimana kepemimpinan Sultan.
“Beliau sudah menyiapkan calon pengganti. Karena, kan, sekarang sudah ada asosiasinya dan programnya juga sudah ada. Nanti anaknya yang akan jadi sultan kesembilan,” ujar Max. (Iman Santosa, Fikri Akbar, Hamka Saptono)
Awan duka memayungi Kesultanan Pontianak, Kalimantan Barat.
Redaktur & Reporter : Ragil
- Pengangkatan PPPK Tahap I, Bupati: Kami Upayakan Terlaksana Bulan Depan
- Mau Mandi di Sungai, Warga Temukan Meriam
- Detik-Detik Motor Terbakar di SPBU di Merangin, Lihat
- Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Sawarna Lebak Belum Ditemukan
- Bentrok Antarwarga di Maluku, Gubernur dan 2 Jenderal Turun Tangan
- Wisatawan Hilang Terseret Ombak di Pangandaran Ditemukan Meninggal Dunia