Investor Dubai Berminat Masuk Riau
Rabu, 24 November 2010 – 20:02 WIB

Investor Dubai Berminat Masuk Riau
DUBAI — Puluhan investor dari Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), menyatakan minat mereka untuk segera mengunjungi Provinsi Riau. Minat para investor di negeri ini mulai terlihat usai Gubernur Riau Rusli Zainal menyampaikan berbagai peluang investasi di Riau dalam pertemuan bisnis di Adreess Mall Hotel, Dubai, Rabu (24/11). Sementara Group Director International Business Development IFFCO, Ehab Catic, menyatakan bahwa Indonesia khususnya Riau menjadi gerbang strategis untuk mengembangkan sayap perusahaannya yang bergerak di sektor industri makanan jadi. "Secepatnya kami akan masuk ke pasar Indonesia dan mencoba kembangkan usaha dimulai dari Riau. Saya yakin sekali, apa yang disampaikan (Gubernur Riau) hari ini memberikan pemahaman baru bagi investor di Dubai untuk mencari solusi investasi mereka," kata Ehab.
Berbagai pertanyaan seputar peluang, tantangan dan hambatan berinvestasi di Indonesia khususnya Riau, menjadi diskusi antara calon investor dengan Gubernur Riau beserta jajarannya. Usai acara, para investor pun menyatakan antusiasme mereka untuk menindaklanjuti hasil pertemuan.
Baca Juga:
"Dari berbagai paparan yang disampaikan dan melihat segala potensi yang dimiliki Riau, kami sangat antusias sekali. Selama ini kami sudah mengembangkan bisnis di UEA dan sekitarnya. Insyallah pada bulan Desember atau Januari, kami akan datang untuk melihat langsung peluang investasi apa yang bisa kami kembangkan di Riau," ujar Presiden dan CEO Solar Power Solution, Ehab Lotfi pada JPNN.
Baca Juga:
DUBAI — Puluhan investor dari Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), menyatakan minat mereka untuk segera mengunjungi Provinsi Riau. Minat para investor
BERITA TERKAIT
- Pertamina Energy Terminal Pastikan Jaga Keandalan Pasokan BBM dan LPG
- Bank DKI Lakukan Pemeliharaan Sistem, Begini Respons Stafsus Gubernur Jakarta
- Volume Kendaraan Meroket, ASDP Pastikan Layanan Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni Aman & Terkendali
- Tarif Impor AS Naik, Industri Mebel Indonesia Terancam Lesu
- Rudi Hartono Bangun: Kebijakan AS Harus Disikapi dengan Hati-Hati
- Riza Primahendra Sampaikan Kajian Perkumpulan Amerta Soal Fenomena Ekonomi Lebaran 2025