Iptek Harus Mampu Tingkatkan Kualitas SDM

Setiap program yang memiliki target jelas, maka pendanaan juga akan terarah dan berkesinambungan.
Tak hanya itu, dia pun menilai perlu ada aturan agar kaidah dan etika iptek ditetapkan dan ditegakkan organisasi profesi iptek terkait.
"Etika peneliti harus di junjung tinggi. Perlu ada yang mengawasi bahwa lembaga iptek itu bukan broker, tetapi pelaku iptek," tambahnya.
Sementara itu, peneliti dari Badan Tenaga Nuklir Nasional, Rohadi Awaludin mengatakan teknologi bisa memainkan peran untuk meningkatkan daya saing jika ditopang sistem inovasi yang kuat.
"Persoalannya sekarang bagaimana membuat sebuah invensi atau temuan menjadi sebuah inovasi yang memberikan kemanfaatan ekonomi dan sosial untuk masyarakat. Ini yang perlu mendapat perhatian bersama," jelasnya.
Untuk membangun sistem inovasi, ujung tombaknya adalah industri. Saat ini, Indonesia lemah dalam sektor industri sehingga banyak penelitian yang tidak dapat sampai ke masyarakat karena tidak didukung oleh sektor industri.
"RUU yang baru perlu mengamanatkan agar pemerintah lebih kuat menarik industri dalam kegiatan litbang melalui peningkatan technological opportunity dan appropriability," tambahnya. (adv/jpnn)
Rancangan Undang-undang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (RUU Sisnas-IPTEK) diharapkan bisa mengembangkan kualitas Sumber Daya Manusia
Redaktur & Reporter : Natalia
- Nono Sampono Beri Bantuan Peralatan Sekolah Bahari di Leihitu
- DPD akan Kawal RUU Cipta Kerja agar Tidak Merugikan Daerah
- Percepat Pembangunan Pacitan, Bupati Minta Dukungan DPD RI
- DPD RI Akan Gelar Seminar Pencegahan KKN Pada Penyelenggaraan Pemda
- Rapat dengan Menteri PUPR, Komite II Minta Infrastruktur Daerah segera Dibangun
- La Nyalla Siap Bekerja Keras Membantu Bu Khofifah