Irak Rayakan Penarikan Serdadu AS
Senin, 29 Juni 2009 – 10:26 WIB

PATROLI - Pemandangan seperti ini, di mana personil tentara atau kepolisian Irak ditemani pasukan AS dalam berpatroli di jalanan, tak akan ditemukan lagi terhitung mulai Selasa (30/6) besok. Foto: Ahmad Al-Rubaye/AFP/Getty Images.
Dalam persetujuan baru yang sudah disepakati, peran militer AS di Irak selanjutnya memang hanya akan menjadi 'pendukung'. Militer AS hanya boleh bergabung dalam operasi jika diminta oleh pihak Irak, serta tak boleh lagi menjalani operasi pertempuran solo (sendiri tanpa persetujuan Irak).
Baca Juga:
Terhitung sejak Selasa besok tersebut, sebanyak 130 ribu personil pasukan AS akan secara eksklusif ditarik ke pangkalan mereka, di mana mereka akhirnya akan benar-benar meninggalkan Irak pada pertengahan 2011. Urusan keamanan sepenuhnya akan menjadi tanggungjawab polisi dan tentara Irak yang telah memastikan kesiapan mereka, kendati ada keraguan untuk itu lantaran aksi-aksi kekerasan yang masih kerap terjadi. (ito/JPNN)
BAGHDAD - Sesuai rencana, terhitung mulai Selasa (30/6) besok, tak akan ada lagi serdadu Amerika Serikat (AS) di jalan-jalan di Irak. Personil pasukan
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Kanselir Jerman Sebut Donald Trump Merusak Tatanan Niaga Global
- Lebih dari 3.000 Orang Tewas Akibat Gempa Myanmar
- Update Gempa Myanmar: Korban Meninggal Dunia Mencapai 2.800 Orang
- Amerika Bakal Persulit Pemohon Visa yang Suka Menghina Israel di Medsos
- Gempa Bumi Kembali Terjadi di Myanmar Hari Ini
- Korban Tewas Gempa Myanmar Mencapai 2.700 Orang, BNPB Beri Info soal WNI