Iran Akan Terima Kembali Pencari Suaka yang Gagal Jadi Pengungsi di Australia
Ia menuturkan, "Kami tahu bahwa wartawan terus dicegah dari melakukan pekerjaan mereka, kami tahu bahwa orang-orang dieksekusi karena menjadi gay.
"Ini adalah negara yang memiliki catatan hak asasi manusia cukup buruk, sehingga Anda akan memerlukan beberapa jaminan yang sangat kuat bahwa orang-orang itu akan aman saat kembali," imbuhnya.
Iran juga ditekan untuk memastikan program rudal
Menlu Bishop mengatakan, ia juga mempertanyakan Dr Mohammad tentang program balistik-rudal Iran selama pertemuan tersebut.
Korps Pengawal Revolusi Islam baru-baru ini melakukan uji coba penembakan beberapa rudal dalam sebuah langkah yang dilihat sebagai tantangan untuk resolusi PBB dan kesepakatan nuklir tahun 2015, yang membuat Teheran setuju untuk menghentikan program atomnya sebagai pertukaran untuk pencabutan sanksi ekonomi.
Dr Mohammad mengatakan, ia meyakinkan Menlu Bishop bahwa rudal itu tak akan digunakan untuk menyerang negara-negara lain.
"Kami tak akan menggunakan rudal-rudal tersebut terhadap siapa pun kecuali untuk membela diri. Dan kami menantang mereka yang mempertanyakan program rudal kami untuk membuat pernyataan yang sama -hanya untuk membuat pernyataan yang sama bahwa mereka tak akan menyerang negara-negara lain," terangnya.
Pasangan ini juga membahas kerja sama untuk meningkatkan perdagangan dan pergerakan melawan kelompok ISIS dan kelompok-kelompok ekstremis lainnya.
Menteri Luar Negeri Iran mengatakan, Pemerintah Federal Iran akan menyambut kembali para pencari suaka yang gagal untuk mendapatkan status pengungsi
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Siapa Saja Bali Nine, yang Akan Dipindahkan ke penjara Australia?
- Dunia Hari Ini: Menang Pilpres, Donald Trump Lolos dari Jerat Hukum
- Dunia Hari Ini: Kelompok Sunni dan Syiah di Pakistan Sepakat Gencatan Senjata
- Upaya Bantu Petani Indonesia Atasi Perubahan Iklim Mendapat Penghargaan
- Dunia Hari Ini: Tanggapan Israel Soal Surat Perintah Penangkapan PM Netanyahu
- Dunia Hari Ini: Warga Thailand yang Dituduh Bunuh 14 Orang Dijatuhi Dihukum Mati