Iran Tak Satu Suara Soal Pakta Iraq-AS
Jenderal AS : Penarikan Tergantung Situasi
Rabu, 19 November 2008 – 01:50 WIB
Pintu penarikan pasukan AS sesuai pakta keamanan Iraq-AS belum tertutup rapat. Masih ada kemungkinan penarikan dilakukan sebelum 2011 sebagaimana waktu yang ditetapkan. Itu dilakukan bila kondisi keamanan di Iraq menunjukkan stabilitas. ’’Saya kira penting bila didasarkan pada kondisi lapangan,’’ kata Laksamana Michael Mullen, ketua staf gabungan AS kepada AFP, kemarin (18/11).
Mullen berjanji akan menyampaikan perihal ini pada presiden AS, Barack Obama, yang baru akan dilantik pada 20 Januari mendatang. ’’Bila Presiden Obama memberi waktu, saya akan melaksanakan rencana saya. Itulah yang saya lakukan sebagai anggota senior militer,’’ tambahnya.
Kebetulan, dalam sebuah wawancara televisi Minggu (17/11), Obama mengatakan akan mengumpulkan para ketua staf gabungan begitu dilantik untuk membahas rencana penarikan pasukan AS. Dalam kampanyenya, Obama mengatakan akan menarik pasukan AS dari Iraq paling lambat 16 bulan setelah resmi menghuni the Capiton Hill. Menanggapi pakta yang telah ditandatangani Iraq-Iraq, tentang penarikan pasukan baru selesai 2011, Mullen mengatakan, ’’Saya mengerti batasannya. Tiga tahun itu waktu yang lama. Situasinya bisa jadi berubah dalam masa itu.’’ Untuk itu dia mengatakan, bisa saja pakta kesepakatan itu berubah sewaktu-waktu. ’’Secara teoritis bisa berubah,’’ katanya.
Mullen mengaku telah berdiskusi dengan Jenderal David Petraeus, panglima pasukan AS di Timur Tengah, dan Asia barat dan Jenderal Raymond Odierno, panglima AS di Iraq. ’’Kami sangat nyaman mendapatkan apa yang dibutuhkan. Situasi selanjutnya diperbaiki,’’ katanya.
TEHRAN – Iran tampaknya belum satu suara menanggapi pakta keamanan Iraq dengan AS yang telah ditandatangani pada Minggu (17/11) dan tinggal
BERITA TERKAIT
- Israel-Hamas Sepakati Gencatan Senjata, Ini Respons Para Pemimpin Dunia
- Baru Sepakati Gencatan Senjata, Israel Kembali Bantai Warga Gaza
- Hamas dan Israel Sepakat Gencatan Senjata, Akan Ada Pertukaran Tahanan dengan Sandera
- Amerika Coret Kuba dari Daftar Hitam Negara Pro-Terorisme, Selamat!
- Pemerintah Imbau Jemaah Asal Indonesia Tidak Berulah
- Jepang & Korsel Sepakat Perkuat Hubungan dengan Amerika