Irit Pemakaian Avtur, Suara pun Lebih Halus
Rabu, 27 Maret 2013 – 15:53 WIB

Wartawan Jawa Pos, Amri Husniati saat berkunjung ke pabrik Airbus di Prancis. FOTO: fot Jawa Pos
Dari Dubai International ke Paris Charles de Gaulle menggunakan Airbus A380-800. Berselang empat hari kemudian terbang dengan Airbus A320-100/200 milik Air France dari Bandara Toulouse Blagnac ke Paris Charles de Gaulle, lanjut ke Dubai International dengan Airbus A380-800 lagi. Dua tipe pesawat yang sama-sama produk Airbus itu cukup bersahabat bagi telinga penumpang.
Lantaran nilai keramahan terhadap lingkungan itulah, armada Emirates A380 yang superefisien tersebut pernah diterbangkan dari Dubai ke Roma dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia oleh PBB pada 5 Juni 2011.
Pesawat dengan 517 seat double-decker alias bertingkat ganda itu menunjukkan kemajuan signifikan dalam mengurangi konsumsi bahan bakar dan emisi.
Mesin Engine Alliance GP7200 yang digunakannya juga tak berisik. Tak heran, dengan mudahnya A380 juga memenuhi standar ICAO stage four yang ketat. (*/c11/ari)
Pesawat canggih saja tak cukup menarik minat operator untuk membeli. Mereka juga butuh burung besi yang hemat energi serta minim polusi suara. Tak
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara