Irjen Istiono: 155 Ribu Personel Gabungan Dikerahkan

Istiono menyatakan pihaknya juga mengantisipasi masyarakat yang melakukan perjalanan dalam negeri dengan memaksimalkan posko.
"Mulai dari posko di terminal, bandar udara, pelabuhan, dan stasiun," kata Istiono.
Posko itu bukan hanya sekadar menjadi tempat pengamanan dan pelayanan, namun juga berfungsi untuk mengendalikan penyebaran Covid-19.
Tentunya pengendalian penyebaran Covid-19 itu melalui pengawasan protokol kesehatan seperti mengecek dokumen yang harus dimiliki penumpang.
Di antaranya, hasil tes Covid-19 paling lambat 1x24 jam, SKIM dan sertifikat vaksinasi. Serta melakukan rapid tes antigen secara acak kepada penumpang.
"Mencegah dan melakukan penertiban terhadap kerumunan masyarakat dengan memberikan sanksi berupa teguran lisan, sanksi fisik, maupun denda administrasi," tutur Istiono. (mcr3/jpnn)
Yuk, Simak Juga Video ini!
Sebanyak 155.000 personel gabungan dikerahkan dalam Operasi Ketupat Jaya 2021 terkait larangan mudik Lebaran 2021 pada 6-17 Mei.
Redaktur & Reporter : Fransiskus Adryanto Pratama
- Dirut Jasa Raharja Minta Pemudik Tetap Utamakan Keselamatan
- Lubana Sengkol Jadi Favorit Keluarga, Karcis Masuk Rp 10 Ribu Saja
- Fitur Unggulan di Suzuki Ertiga Hybrid Cruise Bikin Perjalanan Jauh Makin Tenang
- Arus Balik di Jalur Riau-Sumbar Mengalami Peningkatan, Ini Lokasi Rawan Macet
- Arus Balik Mudik 2025, One Way Lokal di Tol Cipali, Perhatikan Nih!
- Arus Balik Mudik Lebaran, Polisi Terapkan Skema One Way Lokal dan Nasional