Irjen Napoleon Menganiaya Muhammad Kece, Poengky Indarti Angkat Bicara

Dia juga meminta agar di dalam sel tahanan di Bareskrim dipasangi kamera pengawas yang mampu menjangkau semua sudut ruangan.
"Kami berharap adanya patroli yang rutin dari anggota dan kepada penjaga tahanan agar tidak ragu dalam melaksanakan tugasnya," tutur Poengky.
Insiden penganiayaan berawal saat Napoleon bersama tiga tahanan masuk ke kamar sel Muhammad Kece sekitar pukul 00.30 WIB.
Kemudian, Napoleon menyuruh salah satu tahanan mengambil kantong plastik putih yang berisi kotoran manusia yang telah disiapkan di kamar selnya.
Lalu, Napoleon sendiri yang melumuri tinja itu ke wajah dan tubuh M Kece dan menganiaya tersangka penista agama itu.
Penganiayaan terjadi sekitar satu jam hingga pukul 01.30 WIB. Setelah selesai, Napoleon dan tiga tahanan kembali ke sel.
Penganiayaan diduga lantaran Napoleon tak terima M Kece menghina agamanya. Dia geram keyakinannya diusik hingga melampiaskan emosinya kepada tersangka. (cr3/jpnn)
Komisioner Kompolnas Poengky Indarti angkat bicara menanggapi tindakan Irjen Napoleon Bonaparte menganiaya tersangka penista agama Muhammad Kece di Rutan Bareskrim.
Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Fransiskus Adryanto Pratama
- Diduga Menista Agama, Selebgram Ini Dipanggil Intel Polres
- Kompolnas Buka Suara Soal Pemeriksaan Anggota Ditsiber Polda Jateng Terkait Sukatani
- Omongan Kapolri Listyo Diungkit setelah Band Sukatani Didatangi Polisi
- Kompolnas Pantau Langsung Sidang Kode Etik Eks Kasat Reskrim Jaksel AKBP Bintoro
- Keluarga Korban Kasus Pengambilalihan Saham PT ASM Mengadu ke Kompolnas
- Hakim PN Medan Tolak Eksepsi Ratu Entok Terdakwa Penista Agama