Irwan Fecho: Padat Karya P3TGAI Bantu Ekonomi Petani di Kaltim

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi V DPR RI Dapil Kalimantan Timur (Kaltim), Irwan Fecho menyatakan program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) tahun anggaran 2020 dapat membantu perekonomian petani di daerahnya saat situasi sulit di tengah pandemi Covid-19.
P3TGAI merupakan program padat karya yang dirasakan langsung manfaatnya oleh warga, serta berdampak pada perputaran ekonomi di daerah karena dikelola secara swadaya oleh masyarakat terutama para petani.
"Ini uang dari negara kembali kepada rakyat untuk stimulus perekonomain bagi masyarakat kecil, sehingga ekonomi terjaga di tengah pandemi Covid-19 ini," kata Irwan dalam keterangannya, Minggu (17/5).
Wasekjen DPP Demokrat itu menerangkan, program ini merupakan salah satu komitmen dirinya dalam membantu masyarakat Kaltim dalam situasi pandemi serta kesulitan ekonomi seperti ini.
Selain program pemberdayaan ekonomi warga seperti P3TGAI, ketua umum Cakra AHY itu juga memberikan bantuan sosial seperti paket sembako, APD dan ribuan masker dalam upaya pencegahan Covid-19.
Menurut Irwan, sedikitnya ada 100 lokasi di Kaltim yang mendapatkan program P3TGAI tahun ini berdasarkan aspirasi atau usulannya kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
“Alhamdulillah, 100 lokasi sesuai aspirasi saya untuk P3TGAI tahun ini di Kaltim telah ditetapkan Menteri PUPR,” jelas Irwan.
Dalam pelaksanaannya, proyek ini sebagian besar berbasis swakelola padat karya. Pengerjaaan program ini sudah mulai dilakukan oleh para kelompok tani di Kaltim dengan nilai anggaran sebesar Rp195 juta per lokasi.
Irwan Fecho menyatakan program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) dapat membantu perekonomian petani
- Momen Lebaran, Gubernur Harum Beri 3 THR Spesial Untuk Rakyat Kaltim
- Bulog Cetak Penyerapan Gabah Petani Capai 725.000 Ton, Rekor Tertinggi 10 Tahun Terakhir
- Meraup Untung dari Kemacetan Arus Mudik, Pedagang Kopi Keliling Berseliweran
- Serapan BULOG Melonjak 2.000 Persen, Hendri Satrio: Dampak Tangan Dingin Mentan Amran
- Hadapi Puncak Panen, Bulog Jatim Optimalisasi Sarana Pengeringan dan Pengolahan
- Ditunjuk AHY Jadi Bendum Demokrat, Irwan Fecho Mundur dari Stafsus Mentrans