IS Tersangka Pembunuhan Gadis Penjual Gorengan Ditangkap, Ada yang Membantu Selama Pelarian?
Dia mengatakan polisi harus bekerja keras dan transparan dalam mengungkap kasus dugaan pemerkosaan dan pembunuhan itu.
Sebab, bisa saja selama pelaku menghindari kejaran polisi, IS dibantu pihak lain sampai akhirnya tertangkap di salah satu rumah di daerah Kayu Tanam pada Kamis sore.
"Pihak kepolisian harus membuka kasus ini secara transparan agar kepercayaan publik semakin menguat," ujarnya.
Irsyad juga menyambut baik upaya polisi yang terus berusaha keras memburu keberadaan IS (26) sejak korban ditemukan tewas terkubur tanpa busana pada Minggu (8/9).
DPRD Sumbar juga mengapresiasi langkah cepat polisi yang mengamankan pelaku dari amukan massa saat ditangkap.
"Jadi, itu yang kami minta kepada polisi, siapa saja yang terkait dalam kasus ini harus diungkap," ujarnya.
Irsyad menyebut kasus pembunuhan perempuan penjual gorengan tersebut harus menjadi perhatian bersama, termasuk menyiapkan langkah-langkah preventif agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Sebelumnya, tim Polres Padang Pariaman menangkap IS (26), tersangka pembunuh Nia Kurnia Sari yang ditemukan tewas terkubur beberapa waktu lalu.
Masyarakat curiga ada yang membantu IS tersangka pembunuh Nia Kurnia Sari, gadis penjual gorengan di Padang Pariaman selama pelaku dalam pelarian.
- Pria Disabilitas di NTB Tersangka Pemerkosaan, 13 Korban, Ada Videonya
- Korban Pemerkosaan Tersangka Disabilitas Bukan Tiga Orang, tetapi 13
- Seusai Membunuh-Buang Mayat Paryatun ke Jurang, Iwan Doggy Mengambil Harta Korban
- Kasus Pria Disabilitas Tersangka Pemerkosaan Mahasiswi Jadi Atensi Bareskrim
- Polisi yang Tembak Mati Siswa SMK di Semarang Masih Berstatus Terperiksa
- Seperti Ini Kepribadian Sehari-hari Anak Bunuh Ayah dan Nenek di Cilandak Jaksel