Isi Hari Libur, Skuad Arema Ziarah ke Makam Suharno
Pria yang kerap berkacamata ini juga teringat, yang membuat dia semakin teringat pada almarhum Suharno adalah pohon matoa, yang ditanam di depan rumahnya. Pohon itu merupakan oleh-oleh dari Papua.
“Sekarang pohonnya sudah tumbuh besar. Setiap saya melihat pohon itu, teringat dengan almarhum,” ungkapnya.
Almarhum Suharno sendiri meninggal mendadak pada 19 Agustus 2015 silam.
Dia meninggal dengan dugaan serangan jantung usai melatih tim di Stadion Kanjuruhan.
Dalam perjalanan pulang, Once mengeluhkan sesak nafas dan akhirnya berhenti di Puskesmas Pakisaji.
”Kebetulan saya bersama Pasek Wijaya (asisten pelatih) dan Alan Haviluddin (pelatih kiper) yang bersama beliau di saat terakhir.”
“Jadi sampai sekarang harus tetap menjaga silaturahmi. Orang meninggal itu kan hanya jasadnya. Arwahnya pasti tetap ada,” imbuh Ruddy. (ley/ray/jpnn)
MALANG – Tim pelatih dan manajemen Arema Cronus ziarah ke makam almarhum pelatih Suharno, jelang pekan 27 Torabika Soccer Championship (TSC)
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Port FC Depak Pemain Asal Brasil, Bek Persib Ini Tetap Waspada
- Sang Juara Dunia MotoGP 2024 Jajal Motor RS-GP, Bos Aprilia: Bakal Menggila
- ACL 2: Kejar Target Juara Grup, Port FC Berambisi Kalahkan Persib
- Jejak Persib di Thailand, Maung Bandung Bisa Curi 3 Poin dari Port FC?
- Port FC vs Persib: Asnawi Mangkualam cs Sedang tak Baik-Baik Saja
- Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF 2024, Laga Kandang Tidak di SUGBK