Isi Rumah dan Toko Bos Arisan Bodong Ini Kembali Dijarah Para Korban

Para member arisan itu juga berharap, pelaku yang menjarah atau mengambil barang-barang itu ditangkap dan diproses secara hukum.
“Kami saja (para korban) tidak berani mendekat. Karena dipasang police line,” sesalnya.
Salah satu member arisan, Dinda, berharap agar polisi bergerak cepat menangkap pelaku yang menjarah isi toko dan rumah Dian.
“Kami juga berharap Dian segera ditangkap, karena melarikan uang arisan lelang kami,” pintanya.
Pemilik tempat yang disewa Dian membuka toko manisan, Santi, mengaku khawatir saat ramai didatangi korban arisan dan masyarakat ke toko tersebut.
“Takut kalu ada yang merusak toko, Pak,” imbuh Santi.
Dia menjelaskan tokonya yang berukuran 5 x 8 meter, disewa Dian Rp 26 juta per tahun. Namun baru dibayar separuh.
“Dapat kabar sore ini (kemarin) ramai yang datang ke toko. Jadi saya datang untuk melihat ke sini,” tuturnya.
Rumah dan toko milik bos arisan bodong di Baturaja, Sumatera Selatan, kembali dijarah pada korban. Padahal dua lokasi itu sudah dipasang garis polisi.
- Pemda Sumsel Ajak OPD Bekerja Sama Menyatukan Visi dan Misi untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Gubernur Sumsel Dorong Percepatan Pembangunan Infrastruktur Kabupaten/Kota lewat Bangubsus
- Resmikan Kelenteng Wie Tien Bio, Herman Deru: Jaga Kerukunan Antarumat Beragama di Sumsel
- Ratusan Orang Jadi Korban Penipuan Modus Arisan Investasi di Bekasi, Kerugian Miliaran Rupiah
- Herman Deru Optimistis OPLA Dongkrak Sumsel ke Peringkat Tiga Penghasil Pangan Nasional
- Panen Raya Serentak Bersama Presiden, Gubernur Herman Deru Salurkan Bantuan Simbolis Kepada Kelompok Tani