ISIS Ancam Rampas Rumah Para Haji yang Tak Pulang ke Irak

jpnn.com - JEDDAH - Milisi ISIS mengancam merampas rumah para jamaah haji Irak jika mereka tidak kembali ke tanah air setelah selesai menunaikan ibadah haji.
Seperti dilansir koran Arab News menyatakan selama ini ISIS ternyata memeras para calon jamaah haji yang ingin berangkat naik haji. Setiap jamaah dipaksa membayar 300 dolar AS agar dapat menunaikan rukun Islam kelima tersebut.
"Ada laporan menyatakan, anggota ISIS juga menggunakan intelijen untuk memastikan jamaah haji pulang ke Irak dan berkelakuan baik selama menunaikan ibadah itu," jelas Arab News.
Masih menurut koran itu, uang tersebut dibayar kepada ISIS untuk memungkinkan para jamaah haji menggunakan sandi di wilayah Anbar.
Presiden Komisi Tinggi Haji dan Umrah, Khaled Al Attiyah mendesak supaya pemerintah Irak membatasi usia jamaah haji yang berangkat menunaikan ibadah haji. Yakni hanya yang berusia 60 tahun ke bawah yang boleh berangkat menyusul terkait faktor keamanan.
Aktivis Irak, Ghanem Al-Abed mengatakan, otoritas Baghdad kemudian merespon positif terhadap permohonan tersebut.(ray/jpnn)
JEDDAH - Milisi ISIS mengancam merampas rumah para jamaah haji Irak jika mereka tidak kembali ke tanah air setelah selesai menunaikan ibadah haji.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Tornado Menyapu Amerika, 55 Juta Jiwa Terancam
- Trump Berulah, Macron Desak Perusahaan Prancis Setop Berinvestasi di Amerika
- Kanselir Jerman Sebut Donald Trump Merusak Tatanan Niaga Global
- Lebih dari 3.000 Orang Tewas Akibat Gempa Myanmar
- Update Gempa Myanmar: Korban Meninggal Dunia Mencapai 2.800 Orang
- Amerika Bakal Persulit Pemohon Visa yang Suka Menghina Israel di Medsos