Israel Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Palu

jpnn.com - Israel dilaporkan telah mengirim bantuan untuk korban bencana gempa bumi dan tsunami dahsyat yang menewaskan lebih dari 1.400 orang di Palu, Sulawesi Tengah.
Negeri Zionis yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia itu mengirim penjernih air ke daerah-daerah yang terkena bencana melalui Palang Merah Indonesia.
Sebuah laporan juga mengatakan, relawan dari Israel sedang bersiap untuk melakukan perjalanan ke wilayah itu dalam beberapa hari mendatang. Rencananya mereka akan membantu selama lima hari.
Wakil Menteri Diplomasi Israel Michael Oren via Twitter-nya mengatakan, Israel mengirim bantuan ke Indonesia, negara Muslim terbesar di dunia. Menunjukkan belas kasih dan kemanusiaan dan kesediaan Israel untuk berbagi.
Namun Kementerian Luar Negeri Israel tidak mengonfirmasinya. Saat ditanya oleh Times of Israel beberapa kali sejak gempa bantuan dikirim ke Indonesia, kementerian menolak berkomentar.
Dahulu Israel telah mengirim delegasi besar ke daerah yang dilanda bencana dan menawarkan untuk mengirim bantuan ke negara-negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik.
Membantu negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik bukan hal baru bagi Israel. Negara yang dimusuhi hampir seluruh tetangganya di kawasan Timur Tengah itu pernah membantu Turki saat dilanda gempa bumi pada 1999.
Tel Aviv juga mengirimkan bantuan ke Haiti, Filipina dan Nepal saat negara-negara itu dilanda bencana. Tahun lalu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menawarkan bantuan kepada korban gempa di Iran dan Irak. (DW/jpc)
Israel dilaporkan telah mengirim bantuan untuk korban bencana gempa bumi dan tsunami dahsyat di Palu
Redaktur & Reporter : Adil
- Peringati Hari Al Quds Sedunia, Ribuan Massa Padati Gedung Grahadi Surabaya
- Sukseskan Perdamaian, Malaysia Siap Tampung Warga Palestina
- Akademisi Ajak Masyarakat Cermat Ajakan Boikot Beragendakan Persaingan Bisnis
- Membela Palestina Itu Perintah Nabi & Konstitusi, Beginilah Seharusnya Sikap Rakyat RI
- Dunia Hari Ini: Israel Kembali Serang Gaza, Setidaknya 200 Orang Tewas
- Utusan Khusus Palestina Bertemu Prabowo, Bawa Pesan Penting Ini