Israel Memerintahkan 'Pengepungan Total' di Gaza, Bagaimana Nasib Warga Palestina?

Nasser Mashni, Presiden Jaringan Advokasi Palestina Australia, mengatakan warga menghemat pasokan listrik yang sudah sedikit demi bisa mengirim pesan teks.
"Dan pesan yang kami terima dari sana benar-benar mengerikan," katanya kepada ABC News Breakfast.
"Sepupu teman saya dokter, dia bekerja di unit gawat darurat dan ia menemukan suaminya meninggal."
Pejabat Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan rumah sakit diperkirakan akan kehabisan energi listik, yang diperlukan untuk menyalakan peralatan penyelamat nyawa, dalam waktu dua minggu.
Berapa lama pengepungan bisa berlangsung?
Tidak ada batas waktu berapa lama Israel akan mengepung Gaza.
Pasukan Israel memperingatkan akan ada "konflik berkepanjangan", sementara para pengamat mengatakan upaya menyelamatkan tahanan akan jadi fokus Israel.
Mantan diplomat Gerald Feierstein mengatakan konflik pasti tidak akan berakhir dalam beberapa hari ke depan.
"Kemungkinan akan berlarut-larut setidaknya selama beberapa minggu… tapi juga pada kenyataannya tidak ada solusi militer terhadap masalah ini," katanya kepada ABC News Breakfast.
Israel akan memblokir pasokan makanan, air, listrik dan barang-barang lainnya sebagai pembalasan Israel terhadap tindakan Hamas
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Amerika Bakal Persulit Pemohon Visa yang Suka Menghina Israel di Medsos
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun