Israel Memerintahkan 'Pengepungan Total' di Gaza, Bagaimana Nasib Warga Palestina?

"Mencoba membendung Hamas saja sudah tidak berhasil, dan Israel harus menyelesaikan masalah ini."
Apakah barang masih bisa diselundupkan?
Mungkin, tapi tergantung pada sejumlah terowongan bawah tanah yang berbahaya.
Beberapa organisasi hak asasi manusia sudah menyiapkan makanan dan kebutuhan pokok di Gaza sebagai persiapan menghadapi blokade total.
Tamara al-Rifai, juru bicara Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) mengatakan kelompok bantuan tersebut akan memperkirakan berapa lama mereka bisa menerima pengungsi Palestina di sekolah-sekolah dan tempat penampungan PBB.
"Kami akan menghitung berapa lama bisa menerima mereka, memberi makanan dan barang-barang lain yang kami miliki saat ini," katanya kepada Al-Jazeera.
Dia mengatakan blokade selama 16 tahun di Gaza sudah membatasi jumlah bantuan bahan bakar dan makanan yang dapat diberikan oleh UNRWA.
Sudah ada lebih dari 187.500 orang mengungsi di Gaza, kata Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB.
Namun, warga Palestina mungkin juga dapat mengandalkan terowongan bawah tanah milik Hamas yang terhubung ke wilayah Sinai di Mesir.
Israel akan memblokir pasokan makanan, air, listrik dan barang-barang lainnya sebagai pembalasan Israel terhadap tindakan Hamas
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Amerika Bakal Persulit Pemohon Visa yang Suka Menghina Israel di Medsos
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun