Istri-Istri Politisi Tebar Simpati Korban Banjir
Sabtu, 19 Januari 2013 – 07:44 WIB

Istri-Istri Politisi Tebar Simpati Korban Banjir
JAKARTA – Dua kelompok istri-istri politisi seperti berlomba untuk memberi bantuan kepada korban banjir. Kalau para istri petinggi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendatangi ribuan pengungsi di Pulogadung Jakarta Timur, maka para istri anggota Fraksi Partai Demokrat membantu di pinggiran Kali Rawajati Kalibata, Jakarta Selatan.
Kalau istri-istri PKB dipimpin istri Muhaimin Iskandar, Rustini Muhaimin, maka istri-istri anggota F-PD dikomandoi langsung istri Saan Mustopa, Illah Kholilah. Sehari sebelumnya para istri anggota Fraksi PKS yang dipimpin istri Hidayat Nur Wahid, dr Diana Abas Thalib, juga melalukan aksi sosial di poskonya di Pengadegan, Jakarta Selatan.
Baca Juga:
Kelompok istri-istri petinggi PKB menamakan dirinya Forum Silaturahmi Istri (FSI) PKB, sedangkan para istri anggota F-PD mengambil nama Persaudaraan Istri Anggota Fraksi Partai Demokrat (PIA-FPD ). Namun dilihat dari aksi sosial yang mereka lakukan, PIA sudah lama bergerak meski dalam skala lokal. Sementara FSI meski belum lama berdiri, namun aksi sosialnya sudah sampai ke Jawa Timur.
Untuk banjir Jakarta ini, keduanya pun membantu dengan cara yang mirip-mirip. Misalnya memberi bahan makanan instan, air kemasan, obat-obatan, selimut, senter, pembalut wanita, popok, susu untuk balita, dan sebagainya berdasarkan kebutuhan mendesak korban bencana banjir.
JAKARTA – Dua kelompok istri-istri politisi seperti berlomba untuk memberi bantuan kepada korban banjir. Kalau para istri petinggi Partai Kebangkitan
BERITA TERKAIT
- Marwan Minta Pemerintah Antisipasi Dampak Tarif Impor Baru yang Diumumkan Trump
- Ini Pesan Megawati untuk Prabowo Lewat Didit
- Gubernur Pramono Bebaskan PBB, Senator Fahira Idris: Kado Indah untuk Warga Jakarta
- Hadiri Open House di Rumah Ketua MPR, Puan Ungkap Pembicaraan Politik
- Kerja Sama TNI-Unud Disorot, Kolonel Agung Bilang Begini
- AHY Jawab Begini Ditanya Pertemuan Prabowo, SBY, dan Megawati