Istri Politikus Jadi Calon Anggota Bawaslu, Independensi Diragukan
Jumat, 31 Desember 2021 – 08:59 WIB

Ilustrasi Bawaslu. Foto: Natalia Laurens/JPNN
Terpisah, pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) Ujang Komarudin mengatakan calon anggota Badan Pengawas Pemilu (Bapilu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus bebas dari kepentingan pihak lain, termasuk partai politik.
"Yang berintegritas, yang netral, yang tidak dalam tekanan siapa pun, termasuk partai politik, itu menjadi penting," kata Ujang.
Ujang mengajak semua pihak mengawasi proses seleksi calon anggota Bawaslu. Ia ingin anggota yang terpilih nanti bebas dari kepentingan dan intervensi siapa pun.
"Kita kawal bersama proses seleksi ini, jangan sampai terjadi kongkalikong, jangan sampai orang tak punya kapasitas lalu terpilih dan lalu jadi ketua," ujarnya. (dil/jpnn)
Independensi calon anggota Bawaslu ini dipertanyakan lantaran suaminya adalah seorang politikus
Redaktur & Reporter : Adil
BERITA TERKAIT
- Setuju Ambang Batas Parlemen 4 Persen Dihapus, Eddy Soeparno: Bentuk Keadilan Demokrasi
- Rommy Minta Pengurus Partai Tobat, Wasekjen PPP Bereaksi Begini
- Hadiri HUT ke-60 Golkar, Bamsoet Apresiasi Prabowo Dukung Perubahan Sistem Demokrasi
- Mardiono: Kader PPP Menyalahkan Kekurangan Logistik Pas Kalah Pemilu 2024
- Menjelang Pelantikan Prabowo-Gibran, MUI Keluarkan 3 Seruan Penting
- 2 Daerah ini Paling Rawan Terjadi Pelanggaran Netralitas ASN