Istri Prajurit TNI Canangkan Gerakan Tanam Bersama

jpnn.com - jpnn.com - Para istri prajurit TNI ingin berkontribusi secara nyata dalam mengatasi persoalan kenaikan harga kebutuhan pokok. Salah satunya dengan melaksanakan gerakan tanam cabai, kubis, terong dan tomat.
Gerakan tanam cabai dilaksanakan bersama Ketua Dharma Pertiwi Daerah E sekaligus Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Pengurus Daerah (PD) V/Brawijaya Ny. I Made Sukadana di Halaman Dharma Pertiwi Kodam V Brawijaya, Surabaya. Rabu (22/2).
Ketua Daerah Jalasenastri Armada Timur (KDJAT) Ny. Ina Darwanto juga hadir dalam gerakan ini. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Laboratorium Diseminasi Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jatim Tini Siniasi K melaksanakan penanaman 5000 bibit cabai, 300 bibit kubis, 1150 bibit terong, dan 500 bibit tomat.
Gerakan ini untuk mengatasi persoalan kenaikan harga kebutuhan pokok yang merupakan salah satu komoditas penting bagi masyarakat.
Sebelumnya, Menteri Perdagangan RI mengimbau perlunya melakukan budi daya tanaman cabai, kubis, terong dan tomat dengan menggunakan polybag.
“Apabila warga masyarakat dapat menanam bibit cabai minimal lima di polybag secara bersama-sama, maka kita akan dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Selain itu akan dapat membantu untuk menjaga ketahanan pangan nasional khususnya tanaman cabai dan sayur mayur lainnya,” kata Kepala Dinas Penerangan Koarmatim Letkol Laut (KH) Maman Sulaeman.(fri/jpnn)
Para istri prajurit TNI ingin berkontribusi secara nyata dalam mengatasi persoalan kenaikan harga kebutuhan pokok. Salah satunya dengan melaksanakan
Redaktur & Reporter : Friederich
- Kebakaran Menghanguskan 18 Rumah Dinas TNI di Aceh
- Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Masih Rp 91.600 Per Kilogram
- 5 Berita Terpopuler: Permintaan Kepala BKN Sangat Serius, Pengangkatan PPPK Bakal Tuntas 2025, Ini Buktinya
- Kerja Sama TNI-Unud Disorot, Kolonel Agung Bilang Begini
- Muncul Gerakan Kontra UU TNI, Nama Presiden Prabowo Disorot Warganet
- Gelar Perkara Kasus Pembunuhan Juwita Dilakukan Tertutup, Ada Apa?