Istri Tak Melihat Sandal Suami di Depan Musala, Lalu Densus 88 Datang

Sepeda motor mereka masih ada, begitu juga dengan handphone dan dompet si suami masih ada di kamar.
Dia baru tahu suaminya ditangkap saat petugas kepolisian datang melakukan penggeledahan di rumahnya.
"Paginya sejumlah polisi datang. Bilang kalau suami saya ditangkap karena masuk jaringan Jamaah Islamiyah. Saya sempat ditanya-tanya, tetapi saya jawab tidak tahu,” tuturnya.
Petugas melakukan penggeledahan ke seluruh isi ruangan rumahnya. Istri NPH hanya bisa melihat.
Polisi menanyakan tas ransel gunung dan perlengkapan mendaki milik suaminya. Kemudian menggeledah kamar, serta ruang tengah.
Menurutnya, polisi membawa dua buah CPU komputer, laptop, telepon seluler dan sejumlah buku milik suaminya.
"Ada beberapa buku yang dibawa,” ujarnya.
Adapun terduga teroris BB diamankan di rumahnya di Kelurahan Kebondalem.
Konon dari rumah terduga teroris di Kendal itu, Densus 88 membawa sejumlah buku dan CPU.
- Eks Tokoh JI Nasir Abbas Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa
- Gubernur Ahmad Luthfi: Potensi Desa Jadi Basis Pembangunan Jateng
- Terima Aspirasi Pedagang untuk Revitalisasi Pasar Boja Kendal, Gubernur Jateng: Pakai Anggaran Perubahan
- Kunjungi Desa Peron, Jokowi kagumi produk Alpukat dan Gula Aren
- Kenalkan Batik Kendil Mas, Chacha Frederica Ungkap Sulitnya dapat Persetujuan Suami
- Datangi Indekos, Densus 88 Antiteror Lakukan Tindakan, Apa yang Didapat?