Isu Tapering Off The Fed Tak Bisa Dianggap Remeh, Coba Lihat Kurs Rupiah Senin
Senin, 09 Agustus 2021 – 11:28 WIB

Pengamat pasar uang membeberkan penyebab pelemahan rupiah. Ilustrasi: Ricardo/JPNN.com
Namun, jumlah kasus meninggal akibat terpapar Covid-19 masih tinggi yaitu bertambah 1.498 kasus sehingga total mencapai 107.096 kasus.
Sementara itu, sebanyak 3,08 juta orang telah dinyatakan sembuh sehingga total kasus aktif Covid-19 sehingga total kasus aktif mencapai 474.233 kasus.
Ariston mengatakan rupiah hari ini berpotensi melemah ke kisaran Rp 14.400 per USD dengan potensi support di kisaran Rp 14.270 per US.
Pada Jumat (9/8), rupiah ditutup terkoreksi 30 poin atau 0,21 persen ke posisi Rp 14.343 per USD dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp 14.3139 per USD. (antara/jpnn)
Pengamat pasar uang Ariston Tjendra menyatakan kurs rupiah awal pekan bergerak melemah tertekan isu pengetatan stimulus atau tapering oleh bank sentral Amerika Serikat The Fed.
Redaktur & Reporter : Elvi Robia
BERITA TERKAIT
- Harga Emas Diprediksi Bisa Tembus USD 4.000 Per Troy
- Cetak Rekor Sejarah, Harga Emas Tembus USD 3.300 Per Troy
- Rupiah Ditutup Menguat Jadi Sebegini
- Rupiah Berpeluang Menguat Lagi Hari Ini, Begini Kata Analis
- Rupiah Mulai Bangkit, Akankah Terus Berlanjut?
- Gawat, Kurs Rupiah Hari Ini Melemah Lagi, jadi Rp 16.911 Per USD