Isuzu Indonesia Siap Hadapi Euro 4
jpnn.com, JAKARTA - PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) siap menghadapi Euro 4 untuk kendaraan bahan bakar diesel yang sudah disahkan oleh pemerintah pada tahun ini.
Hal itu merujuk pada peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2017 tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru Kategori M, N, dan O atau yang lebih dikenal dengan Standar Emisi Euro IV.
Selain itu, Presiden Joko Widodo sudah menandatangani Perjanjian Paris Degree, di mana ini menandakan Jokowi sangat peduli terhadap permasalahan emisi.
General Manager Product Development PT IAMI Tintin Eko mengatakan, pihaknya sangat senang mendengar mengenai Euro 4 yang sudah disahkan oleh pemerintah.
Eko menegaskan, Isuzu siap mendukung apapun yang diberlakukan oleh pemerintah demi kemajuan Indonesia terutama di industri otomotif.
"Kami dari Isuzu sudah siap dalam menghadapi regulasi pemerintah mengenai Euro 4, karena kami sudah memiliki engine yang mendukung emisi tersebut sejak tahun 2011, yaitu engine Common Rail," kata Eko dalam acara diskusi pintar Indonesia Siap Euro 4 di Jakarta, Senin (3/2).
Eko menjelaskan, ketika regulasi ini dilakukan maka para pengusaha, terutama untuk bisnis Logistik akan terkena dampak yaitu logistic cost akan meningkat juga.
Selain kesiapan produk, layanan purna jual juga menjadi penting, salah satunya dari sisi kemampuan mekanik dalam menangani teknologi baru.
Isuzu siap mendukung apapun yang diberlakukan oleh pemerintah demi kemajuan Indonesia terutama di industri otomotif.
- LKP Dimy Motor Punya Metode Pendidikan Berkelanjutan, Alumninya Jadi Bos Bengkel
- ADI Kerja Sama dengan Beifang untuk Tingkatkan Kompetensi Dosen-Mahasiswa di Bidang Otomotif
- KPPU Didesak Dalami Isu Persaingan Usaha Tak Sehat di Industri Otomotif
- Pertamina Konsisten Mendukung Ajang MotoGP di Indonesia dalam 3 Tahun Terakhir
- Perkembangan Industri Otomotif Stagnan, Ahli Hukum Persaingan Usaha Ungkap Penyebabnya
- Mulai Diproduksi, Truk Listrik Isuzu NRR-EV Dikirim Kepada Konsumen Bulan Depan