Italia Ingin Lepas dari Ketergantungan Gas Rusia, tetapi Tidak Sekarang
Rabu, 04 Mei 2022 – 16:33 WIB

Arsip - Seorang pekerja memeriksa pipa di stasiun kompresor gas di pipa Yamal-Eropa dekat Nesvizh, sekitar 130 km barat daya Minsk, Desember 2006. (ANTARA/Reuters/Vasily Fedosenko/as)
Rusia memasok 40 persen pasokan gas ke EU dan memenuhi 26 persen impor minyak EU.
Komisi Eropa pada akhir Mei akan mengungkap rencana untuk mengakhiri ketergantungan Eropa pada bahan bakar fosil dari Rusia pada 2027, termasuk dengan memperluas penggunaan energi terbarukan dan merenovasi bangunan untuk mengonsumsi lebih sedikit energi. (ant/dil/jpnn)
Rusia memasok 40 persen pasokan gas ke Uni Eropa, termasuk Italia. Negara-negara EU sudah berencana untuk berhenti menggunakan gas Rusia tahun ini
Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif
BERITA TERKAIT
- Fraksi PKS: Parlemen Uni Eropa Harus Gunakan Kekuatannya Mendukung Palestina Merdeka
- Ketua DPR RI dan Italia Sepakat untuk Tingkatkan Hubungan Diplomatik
- Resep Sederhana Membuat Smoothie Kiwi dan Apel Eropa
- Bertemu Delegasi Uni Eropa, Menko Airlangga Dorong Iklim Investasi & Percepatan IEU-CEPA
- Dukungan Uni Eropa dan Prancis Percepat Transisi Energi Indonesia
- Italia Tutup Akses AI DeepSeek Buatan China, Takut Kebobolan?