ITTA 2019 Hadirkan 77 Kategori Penghargaan di Bidang Pariwisata

jpnn.com, JAKARTA - Indonesia Travel and Tourism Awards (ITTA) kembali digelar. Berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini ITTA menghadirkan 77 kategori. Sebelumnya, ITTA ada 74 penghargaan.
Selain hospitality yang berkesempatan mendapatkan penghargaan, ITTA juga menambahkan ‘Top Hospitality Leader’ dan empat special kategori.
“Spesial kategori lainnya yaitu, Most Creative Advertising of National Tourism Organization, Most Improving of Nasional Tourism Organization, Indonesia Leading Independent Multi-Function Hall dan National Organization of the Year,” sebut Panca Sarungu selaku Presiden ITTA Foundation, dalam siaran tertulisnya.
Panca mengatakan, penilaian ITTA menggunakan tiga tahapan yang sangat ketat dan terbuka. “Metode penilaian kami pakai masih sama. Jadi menggunakan tiga tahapan. Yaitu voting melalui Facebook, kerjasama dengan Binus Bussines School dan kami memiliki 12 board of advisor (BOA),” ujarnya.
Di tahun ke-10, lanjut Panca, ITTA ingin lebih mengapresiasi pada siapa saja yang berhasil memajukan industri pariwisata Indonesia.
"Salah satunya adalah Iebih mengapresiasi organisasi atau institusi, travel agent, dan tidak lupa teman-teman yang sudah bekerja di belakang layar untuk memajukan industri pariwisata Indonesia,” pungkas Panca.
ITTA sendiri sudah satu dekade menjadi pelopor ajang penghargaan bagi industri pariwisata selama satu dekade. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kontribusi dunia tentang pariwisata di Indonesia.(mg7/jpnn)
Berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini ITTA mengusung konsep baru dengan menghadirkan 77 kategori.
Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh
- Ambil Alih 99% Saham CKBD, CBDK Hadirkan Hotel Bintang 5 di Kawasan NICE
- Kuku Bima Meluncurkan Iklan Pariwisata, Perkenalkan Labuan Bajo ke Mancanegara
- Menpar Widiyanti Sebut Peringatan Nuzulul Qur'an Momen Memperkuat Nilai-nilai Kebajikan
- Legislator PDIP Sebut Bandara Buleleng Bakal Memperberat 'Overtourism' di Bali
- BPOLBF Perkuat Sinergi Melalui Industry Call Bersama Pelaku Pariwisata Labuan Bajo
- Wamenpar Ni Luh Puspa Petakan Potensi Wisata di Bali Timur, Ini Tujuannya