Iwakum Kecam Dugaan Intimidasi Wartawan oleh Ajudan Panglima TNI

"Iwakum mendesak agar kasus ini mendapat perhatian serius dan ada jaminan perlindungan bagi jurnalis dalam menjalankan tugas jurnalistiknya," ujar Irfan.
Insiden ini terjadi saat Adhyasta Dirgantara meliput kegiatan bakti sosial TNI-Polri di Mabes Polri. Saat itu, Adhyasta meminta izin kepada Panglima TNI untuk bertanya. Jenderal Agus Subiyanto pun menyanggupi dan memberikan jawaban mengenai kasus penyerangan Mapolres Tarakan.
Namun, setelah Panglima TNI meninggalkan lokasi, salah seorang yang diduga sebagai pengawalnya menghampiri dan mengancam Adhyasta.
"Dia menghampiri saya dan mengatakan, ‘Kutandai muka kau, ku sikat kau. Dari mana kau?’ sambil melihat ID pers saya," ujar Adhyasta menirukan ucapan orang tersebut.
Kasus ini kini menjadi sorotan, terutama terkait perlindungan jurnalis dalam menjalankan tugasnya. Iwakum berharap ada langkah konkret dari pihak berwenang untuk menindak tegas pelaku intimidasi terhadap wartawan. (tan/jpnn)
Ketua Umum Iwakum Irfan Kamil menilai tindakan tersebut sebagai bentuk pelanggaran terhadap kebebasan pers.
Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga
- Ajudan Panglima TNI Diduga Intimidasi Wartawan, Iwakum Mengecam & Tuntut Pengusutan
- Ternyata Prajurit TNI di Daerah Dapat Jatah Motor Listrik
- Sahroni Minta Penyerangan Polres Tarakan oleh Oknum TNI Diusut Transparan
- TB Hasanuddin Kecam Ulah Oknum TNI Serang Polres Tarakan
- Kapolri Jenderal Listyo Tegaskan TNI-Polri tetap Solid Pascainsiden di Mapolres Tarakan
- Ini Penyebab Prajurit TNI Serang Polres Tarakan