Jadi Kandidat, Anis Matta Merasa Berat

jpnn.com - JAKARTA - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Anis Matta menjadi salah satu dari tiga kandidat calon presiden (capres) dari PKS. Anis menilai keputusan ini merupakat suatu hal yang memberatkannya.
Namun, ibarat seorang prajurit yang menerima sebuah tugas, Anis pantang menghindar dari amanat yang sudah diputuskan partainya. Pria asal Bone, Sulawesi Selatan itu mengaku akan tetap berusaha menjalankan amanah yang telah diberikan padanya.
"Kami punya tradisi keprajuritan. Kalau dikasih amanah tak boleh menolak. Bagi saya pribadi ini berat, saya merasa bukan yang terbaik dari mereka tapi ini adalah amanah dari partai dan saya siap memikul amanat ini," ujarnya di kantor DPP PKS, Jakarta, Minggu (2/2) dini hari.
Selain Anis, tiga kandidat capres lainnya adalah Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Menurut Anis, adanya ketiga kandidat capres PKS itu tak akan memecah suara partai yang kini dipimpinnya itu.
"Saya kira tidak (memecah suara partai), tiga kandidat bukan memecah suara partai dan ini sifatnya bukan persaingan. Ini tawaran kepada publik" ujar Anis.(gil/jpnn)
JAKARTA - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Anis Matta menjadi salah satu dari tiga kandidat calon presiden (capres) dari PKS. Anis menilai
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Rano Karno Berniat Rekrut 1.000 Personel Damkar per Tahun di Jakarta
- Izin Belum Beres, Penerbangan Fly Jaya ke Karimunjawa Ditunda hingga Juli 2025
- SIF Perkuat Kemampuan Pendidik & Terapis Indonesia untuk Anak-Anak Berkebutuhan Khusus
- Pram-Rano Buka Kemungkinan Lanjutkan Pembangunan ITF Sunter yang Digagas Anies
- Bonggas Chandra Tegaskan Sekda Sebagai Partner Strategis Bagi Kepala Daerah
- Masuk Ancol Gratis Sepanjang Ramadan, Ngabuburit Makin Seru