Jadi Kurir Narkoba, Mahasiswa Jerman Ditangkap
Selundupkan 2,4 Kg Sabu-Sabu
Sabtu, 24 September 2011 – 07:50 WIB

Jadi Kurir Narkoba, Mahasiswa Jerman Ditangkap
TANGERANG – Seorang mahasiswa bernama Franco Holinski, 26, ditangkap Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) setelah mencoba menyelundupkan kristal bening seberat 2.400 gram metamphetamine atau sabu-sabu (SS). Warga negara Jerman itu ditangkap petugas usai mendarat di Terminal 2D Kedatangan Bandara Soetta, Rabu (21/9).
Selain mahasiswa semester akhir itu, petugas Bea dan Cukai bersama Tim Direktorat Narkotika Mabes Polri juga berhasil menangkap seorang warga negara India bernama Khanna Narendragana, 53, yang peran sebagai penerima sekaligus pengedar sabu-sabu senilai Rp 4,8 miliar itu ditanah air.
Baca Juga:
Kepala Kantor Wilayah Bea dan Cukai Banten CF Sidjabat menyatakan ada suatu perubahan dalam upaya menyelundupkan sabu-sabu ke Indonesia. ”Mafia narkotika jaringan internasional mulai memanfaatkan anak muda dan mahasiswa untuk membawa barang terlarang itu ke negara ini agar tidak dicurigai,” kata Sidjabat kepada INDOPOS di Kantor Bea dan Cukai Bandara Soetta, Jumat (23/9).
Sementara itu, Kepala Seksi Penindakan dan Penyelidikan Bea Cukai Bandara Soetta, Gatot Sugeng Wibobo menegaskan, sepanjang sejarah tangkap narkoba di Bandara Soetta, baru pertama warga negera Jerman. ”Tersangka Franco Holinski ini dikendalikan sindikat narkotika asal Iran bernama Kasra,” terang Gatot.
TANGERANG – Seorang mahasiswa bernama Franco Holinski, 26, ditangkap Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta
BERITA TERKAIT
- 3 Warga Bojonegoro Produksi Senjata Api untuk KKB
- Pecatan Polri Ditangkap di Stasiun Tanah Abang Ketika Memeras Sopir Angkot
- Diamuk Warga, Maling Motor Mati, Satu Pelaku Sekarat
- Kuasa Hukum Korban: Polda Jateng Harus Transparan Tangani Kasus Brigadir AK Si Pembunuh Bayi
- Kronologi Brigadir AK Diduga Cekik Bayi 2 Bulan, Ibu Korban Tuntut Keadilan
- Sindikat Pembuat STNK Palsu di Cianjur Melibatkan Jenderal Muda, Oalah