Jadi Pengacara Jokowi - Ma'ruf, Yusril Klaim Tidak Dapat Apa
Senin, 05 November 2018 – 18:52 WIB

Yusril Ihza Mahendra. Foto: dok.JPNN.com
Yusril mengaku ingin menyumbang tenaga dan pikirannya pada Pilpres dan Pemilu serentak nanti. Dia menginginkan penyelenggaraan pemilu berjalan dengan adil dan jujur.
"Semua pihak menaati aturan-aturan hukum yang berlaku. Saya pernah menangani perkara partai politik, termasuk Golkar, dan saya benar-benar bekerja profesional," tandas dia. (tan/jpnn)
Yusril Ihza Mahendra juga pernah menjadi tim hukum Prabowo Subianto - Hatta Rajasa pada Pilpres 2014.
Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga
BERITA TERKAIT
- Menko Yusril dan Deretan Pejabat Hadiri Malam Apresiasi Karya Jurnalistik Iwakum
- Afriansyah Noor Keluar dari PBB Setelah Kalah Pemilihan Ketum
- Yusril: Kemungkinan MK Juga Batalkan Parliamentary Threshold
- Spanduk Dukungan Afriansyah Noor Jadi Ketum PBB Bertebaran di Muktamar VI
- Afriansyah Noor Tegaskan Siap Maju jadi Caketum PBB, Singgung Nama Yusril
- Pemerintah Pertimbangkan Melantik Dahulu Kepala Daerah Tak Bersengketa di MK