Jadi Tempat Konservasi Orang Utan, TNTP Kobar Lebih Diminati Wisatawan Asing
Kemudian, TNTP juga terbukti menjadi salah satu pendorong pembangunan wilayah. Kawasan taman nasional ini diketahui memiliki luas 415.040 hektare dan dihuni sekitar 917 ekor orang utan.
Sementara itu, Kepala Biro Hubungan Masyarakat KLHK Djati Witjaksono Hadi mengatakan, keberadaan TNTP sangat penting terutama untuk konservasi orang utan yang merupakan spesies langka dan terancam punah.
"TNTP adalah rumah untuk satwa dilindungi seperti orang utan, bekantan, dan lutung. TNTP juga merupakan pusat rehabilitasi Orang utan pertama di Indonesia,” ujar Djati.
Djati menambahkan untuk mendukung fungsi konservasi, pemerintah telah memiliki sekitar 500 kawasan konservasi alam yang tersebar diseluruh Indonesia.
Kawasan konservasi alam tersebut terbagi menjadi beberapa bentuk seperti cagar alam, suaka margasatwa, taman nasional, taman wisata alam, taman hutan raya, dan taman buru. Untuk taman nasional sendiri saat ini ada 56 di seluruh Indonesia.
“TNTP dengan hutan rawa air tawar dan hutan bakaunya juga merupakan wilayah yang ditetapkan sebagai Ramsar Site, yaitu kawasan-kawasan yang ditetapkan untuk melindungi kelestarian dan fungsi lahan basah di dunia,” tandas Djati.(cuy/jpnn)
Taman Nasional Tanjung Puting atau TNTP yang ada di Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah terus berbenah untuk menciptakan ruang bersama bagi alam, manusia serta satwa.
Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan
- Aplikasi Pemesanan AirAsia jadi yang Terbaik versi World Travel Tech Awards 2024
- La Nina Picu Cuaca Ekstrem Menjelang Nataru, Wisatawan Diminta Waspada
- Komitmen Mengurangi Sampah, PT Godrej Consumer Products Raih Penghargaan KLHK
- Menteri LH Hanif Faisol Terjun Langsung Bersihkan Sampah di Kali Cipinang
- Prabowo Subianto Pecah KLHK jadi 2 Kementerian Berbeda
- Ini Deretan Keberhasilan yang Dicapai KLHK Selama 10 Tahun Dipimpin Menteri Siti Nurbaya