Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik Budi Waseso, Ini Komentar Rusli Habibie

jpnn.com - GORONTALO - Gubernur Gorontalo Rusli Habibie telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan pencemaran nama baik Budi Waseso, mantan Kapolda Gorontalo, yang saat ini menjabat Kabareskrim Polri.
Pasca penetapan sebagai tersangka oleh Polda setempat, Rusli pun buka suara. Ia membantah meminta Budi Waseso diganti sebagai Kapolda Gorontalo pada 2013 lalu, sebagaimana tudingan yang menjadi inti kasus dugaan pencemaran nama baik.
Malah Rusli Habibie menegaskan, justru dirinya meminta agar Budi Waseso dipertahankan sebagai Kapolda Gorontalo.
Di hadapan wartawan saat menggelar konferensi pers di ruang VIP Bandara Djalaludin Gorontalo, Jumat (20/2), Rusli Habibie mengaku, surat yang dikirim ke Menteri Koordinator bidang Politik dan Hukum-HAM (Menkopolhukam) pada 2013 lalu didasarkan pada arahan Mendagri saat itu. Sebab gubernur bertanggungjawab atas keamanan wilayah masing-masing.
“Tak ada satupun kalimat yang meminta Budi Waseso diganti, karena surat tersebut sudah sesuai prosedur,” tegas Rusli Habibie.
“Kasus ini sudah lama. Persoalannya pada 2013 saat akan Pilwako digelar. Kurang harmonis antara pemerintah daerah dengan Muspida sehingga kami putuskan untuk menyampaikan surat ke pemerintah pusat,” sambung Rusli Habibie.
Rusli mengatakan, sebagai gubernur dirinya bertanggung jawab atas keamanan wilayah. Pihaknya menginginkan agar setiap unsur pimpinan bersatu dan kompak terlebih dalam menyikapi penanganan gangguan keamanan saat Pilwako. Surat itu pun diakuinya sudah melalui tahapan dan prosedur yang berlaku.
“Seperti arahan Mendagri, kita membuat surat agar saya sebagai gubernur yang bertanggung jawab keamanan wilayah menyurat ke Menkopolhukam. Itu kami lakukan sudah sesuai tahapan dan prosesdur," tambahnya.
GORONTALO - Gubernur Gorontalo Rusli Habibie telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan pencemaran nama baik Budi Waseso, mantan Kapolda Gorontalo,
- Polri Jamin Stabilitas Harga Pangan Selama Ramadan
- Terima Kunjungan PNI, Bamsoet Ajak Perkuat Persatuan dan Kesatuan Bangsa
- Mudik Lebaran 2025, Ada Diskon Tarif Tol 20 Persen Hingga Sistem One Way
- Kapolri Jamin Harga Pangan Stabil Sesuai HET Saat Ramadan
- Ini Solusi Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno untuk Percepat Transisi Energi di Indonesia
- Sidang Korupsi Retrofit Belum Hadirkan Hengky Pribadi, Aktivis Sumsel Sentil KPK