Jadikan Sekolah Berbasis Lingkungan
Selasa, 02 Februari 2010 – 02:18 WIB

LINGKUNGAN - Mendiknas Mohammad Nuh usai penandatanganan nota kesepahaman dengan Menteri KLH Gusti Muhammad Hatta, di Gedung Depdiknas, Jakarta, Senin (1/2). Foto: Ukon Furkon Sukanda/Indopos.
Salah satu agenda konkrit dari kesepakatan ini adalah Pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) yang bertugas menyusun grand design PLH, mengkoordinasikan implementasi program PLH, serta memantau dan mengevaluasi pelaksanaan kesepakatan ini.
Mendiknas mengatakan, PLH akan diterapkan secara komprehensif dan bukan pendekatan per mata pelajaran. Sementara Menteri Negara LH Muhammad Hatta mengemukakan, adalah hak masyarakat untuk menerima pendidikan lingkungan hidup. Dia menjelaskan, pendidikan ini lebih mendekatkan kepada kegiatan pencegahan sejak dini. Harapannya adalah agar perilaku para siswa menjadi ramah lingkungan. "Sehingga upaya perusakan terhadap lingkungan bisa dihindari," jelasnya.
M Hatta mengatakan, melalui program tersebut, setiap sekolah dapat berperilaku dan berbudaya lingkungan hidup. "Tadinya jumlahnya hanya beberapa sekolah. Tapi sekarang sudah ratusan di seluruh Indonesia. Kami akan mempercepat akses, sehingga menjadi lebih banyak," jelasnya pula. (kit)
JAKARTA - Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) mengembangkan sekolah berbasis lingkungan melalui program Sekolah Adiwiyata. Program itu
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Universitas Terbuka Luluskan 29 PMI di Korea Selatan
- Wamen Fauzan: Era Kolaborasi, Kampus Harus Bersinergi dengan Pemda
- Untar dan KSU Perkuat Kerja Sama Global Lewat Konferensi Dunia & Bertemu Presiden Taiwan
- Guru Sekolah Rakyat dari PNS & PPPK, Diusulkan Kepala Daerah
- Kemdiktisaintek Membuka Peluang Sarjana Kuliah S2 Setahun, Lanjut Doktoral
- Kemenkes di Guest Lecture U-Bakrie: Mahasiswa Harus Terlibat Aktif Dalam Kampanye Kesehatan Mental